Nama Tito Disebut, Pendemo: Ada yang Ingin Benturkan KPK - Polri

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:36 WIB
Nama Tito Disebut, Pendemo: Ada yang Ingin Benturkan KPK - Polri
Aliansi Kader Hijau Hitam atau Al Khatam melakukan aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018). (Suara.com/ Wely Hidayat)

Suara.com - Puluhan orang mengatasnamakan Aliansi Kader Hijau Hitam atau Al Khatam melakukan aksi di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Pusat, Jumat (12/10/2018). Dalam aksinya, mereka menyoroti kasus suap kepada mantan hakim Mahkamah Konstusi Patrialis Akbar yang membuat pengusaha impor daging Basuki Hariman divonis delapan tahun penjara.

Kasus ini kembali menyeruak ke publik setelah lima media yang tergabung dalam Indonesialeaks melakukan investigasi mengenai perusakan barang bukti kasus suap pengusaha daging Basuki Hariman.

Koordinator lapangan Al Khatam, Furqan menyebut ada pihak pihak yang ingin membenturkan KPK dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Selain itu mereka juga menganggap ada pihak yang sengaja ingin melakukan propaganda agar kedua lembaga penegak hukum berselisih pemahaman.

"KPK dan Kapolri kita harus dukung bersama –sama, agar fokus terhadap kasus-kasus yang tengah di jalani dua institusi itu (berjalan baik)," kata Furqan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (12/10/2018).

Furqan kemudian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyerukan Save KPK dan Save Kapolri.

"Kami khawatir, moment yang bisa dibilang terjadi kegentingan di KPK dan Kapolri dimanfaatkan oleh orang-orang yang berkepentingan," kata Furqan."Ini juga dapat memperkeruh suasana menjelang pilpres 2019," lanjut dia,

Dari hasil peliputan invetigasi Suara.com bersama 5 media yang berkolaborasi dalam IndonesiaLeaks, terungkap adanya aliran dana dari Basuki ke sejumlah pejabat negara lain, petinggi Polri, termasuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Aliran dana tersebut tertulis dalam buku bersampul berwarna merah, yang berhasil disita KPK di salah satu kantor perusahaan Basuki pada tahun 2017. Namun, buku merah itu diduga telah dirusak.

IndonesiaLeaks adalah platform mandiri bagi informan publik untuk menghadirkan pemberitaan yang berkualitas dan menyuarakan kepentingan publik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DPR akan Bahas Kasus Pelenyapan Barang Bukti Bersama KPK

DPR akan Bahas Kasus Pelenyapan Barang Bukti Bersama KPK

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 16:26 WIB

Mantan Bos Lippo Group Eddy Sindoro Serahkan Diri ke KPK

Mantan Bos Lippo Group Eddy Sindoro Serahkan Diri ke KPK

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 15:46 WIB

Skandal Barang Bukti, KPK Didesak Segera Proses 2 Eks Penyidik

Skandal Barang Bukti, KPK Didesak Segera Proses 2 Eks Penyidik

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 14:47 WIB

Kasus PLTU Riau-1, KPK Periksa Dirut PT PJB Agung Firstantara

Kasus PLTU Riau-1, KPK Periksa Dirut PT PJB Agung Firstantara

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 14:22 WIB

Kasus Suap Bupati Malang Rendra Kresna, KPK Periksa 9 Orang

Kasus Suap Bupati Malang Rendra Kresna, KPK Periksa 9 Orang

News | Jum'at, 12 Oktober 2018 | 12:07 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×