Penembakan di DPR, PKS: Masa Ada Peluru Nyasar ke Lembaga Negara

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 16 Oktober 2018 | 13:07 WIB
Penembakan di DPR, PKS: Masa Ada Peluru Nyasar ke Lembaga Negara
Lubang bekas penembakan di DPR. (Suara.com)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mustafa Kamal turut prihatin atas tragedi peluru yang menyasar ke ruang kerja anggota Komisi III Fraksi Partai Gerindra, Wenny Warouw dan anggota komisi III Fraksi Partai Golkar, Bambang Heri Purnama pada Senin (15/10/2018). Dirinya menilai penembakan itu seharusnya tidak terjadi di setiap kantor lembaga negara.

Mustafa mengatakan pihaknya belum dapat menyimpulkan apakah tragedi tersebut merupakan peluru nyasar atau kejadian yang disengaja. Dirinya menyerahkan kejadian tersebut sepenuhnya pada aparat kepolisian.

"Tapi jika benar itu peluru nyasar itu bisa menjadi bahan tertawaan bagi negara lain, masa ada peluru nyasar ke kantor lembaga negara, itu kan suatu hal yang memalukan," kata Mustafa di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Selasa (16/10/2018).

Atas insiden tersebut, Mustafa menilai aparat kepolisian dalam hal ini memikirkan faktor keamanan. Khususnya dalam lingkup instansi negara seperti gedung DPR/MPR.

"Tugas dari pihak keamanan kita ini sekarang adalah memikirkan faktor keamanan yang akan membahayakan instansi negara kita, itu memang harus di sterilkan dari tempat yang memiliki potensi bahaya," jelasnya.

Lebih jauh, Mustafa mengatakan seharusnya Ketua DPR, Bambang Soesatyo untuk tidak terburu-buru dalam memberikan pernyataan atas insiden peluru nyasar tersebut. Dirinya menyebut seharusnya Ketua DPR memberikan perlidungan terlebih dahulu terhadap instansi yang ia emban, yakni DPR.

"Saya pribadi, seharusnya ketua DPR tidak terburu buru membuat statement mengenai peluru nyasar, seharusnya pimpinan DPR tersebut melindungi terlebih dahulu institusi nya, dan anggota DPR dan staff yang ada di dalamnya," pungkas Mustafa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penembakan di Gedung DPR, NasDem Minta Lingkungan DPR Steril

Penembakan di Gedung DPR, NasDem Minta Lingkungan DPR Steril

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:57 WIB

Pendeta Heski: Selang 20 Menit, Ada Tembakan Susulan di DPR!

Pendeta Heski: Selang 20 Menit, Ada Tembakan Susulan di DPR!

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 04:00 WIB

Penembakan Gedung DPR, Peluru Sejengkal di Atas Kepala Pendeta

Penembakan Gedung DPR, Peluru Sejengkal di Atas Kepala Pendeta

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 21:48 WIB

Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Fahri: Pindahkan Lapangan Tembaknya

Peluru Nyasar ke Gedung DPR, Fahri: Pindahkan Lapangan Tembaknya

News | Senin, 15 Oktober 2018 | 21:37 WIB

Terkini

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB