Tersangka Pembunuh Satu Keluarga di Sumut Tertangkap

Bangun Santoso

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 07:46 WIB
Tersangka Pembunuh Satu Keluarga di Sumut Tertangkap
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Polres Deli Serdang, Sumatera Utara meringkus satu orang dari tiga tersangka pelaku pembunuhan terhadap satu keluarga di Dusun III, Gang Gambutan, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kapolres Deli Serdang AKBP Eddy Suranta Tarigan dikonfirmasi melalui telepon selular, Jumat (19/10/2018) mengatakan, tersangka yang ditangkap itu berinisial DN, warga Tanjung Morawa.

Tersangka DN, kata dia, ikut serta melakukan pembunuhan terhadap korban terdiri dari ayah, ibu, dan anak.

"Sedangkan dua tersangka lainnya, berinisial AG dan R, masih dalam pengejaran," kata Eddy seperti dilansir Antara.

Ia menjelaskan, motif pembunuhan terhadap korban belum diketahui, karena pelaku utama belum tertangkap.

"Kedua pembunuh tersebut masih dilakukan pengejaran," kata Kapolres Deli Serdang itu.

Sebelumnya, Muhajir (50) bersama istri Sunarti (49) dan anaknya Solihin (12) warga Dusun III, Gang Gambutan, Desa Bangun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang menghilang dari rumahnya Selasa (9/10/2018).

Hilangnya Muhajir, Sunarti dan Solihin pertama kali diketahui oleh Desy Rahmati. Desy merupakan putri kandung pasangan suami istri Muhajir dan Sunarti.

Bermula saat Desy menelepon orang tuanya berkali-kali, namun tidak ada jawaban. Akhirnya, Desy mendatangi rumah orang tuanya di Dusun III, Gang Gambutan. Ia curiga karena telepon genggam dan dompet berisi KTP orang tuanya itu ditemukan di dalam rumah. Akhirnya, perempuan itu melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanjung Morawa.

baca juga

Sementara itu, pihak Rumah Sakit Bhayangkara Medan tengah melakukan identifikasi terhadap jasad seorang wanita yang ditemukan di perairan laut Pandan, Kabupaten Batubara, Provinsi Sumatera Utara.

Penemuan mayat wanita itu, dengan kondisi tangan terikat. Jasad seorang ibu itu ditemukan di daerah Batubara, Selasa (16/10/2018).

Penemuan mayat tersebut diduga ada kaitannya dengan menghilang keluarga Muhajir (50) bersama istri Sunarti (49) dan anaknya Solihin (12).

Sampai saat ini RS Bhayangkara telah berhasil mengidentifikasi jasad seorang anak bernama Solihin dan bapak bernama Muhajir bekerja di Pabrik Kacamata PT Domas Intiglass Perdana, di Tanjung Morawa.

Jasad wanita yang ditemukan itu, dalam keadaan kondisi bagian muka sudah tidak bisa dikenali lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Merasa Ditipu, Tukang Jagal Sapi Bunuh Teman Sendiri

Merasa Ditipu, Tukang Jagal Sapi Bunuh Teman Sendiri

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 15:50 WIB

Mayat Ibu Terikat Ditemukan di Laut Pandan Sumut

Mayat Ibu Terikat Ditemukan di Laut Pandan Sumut

News | Kamis, 18 Oktober 2018 | 01:00 WIB

Remas Payudara Cewek, Siswa SMP Dicelurit hingga Tewas

Remas Payudara Cewek, Siswa SMP Dicelurit hingga Tewas

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 19:56 WIB

Remas Payudara Cewek, Pelajar SMP Dibunuh Temannya Sendiri

Remas Payudara Cewek, Pelajar SMP Dibunuh Temannya Sendiri

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 16:08 WIB

Diduga Dibunuh, Satu Keluarga di Sumut Tewas Mengenaskan

Diduga Dibunuh, Satu Keluarga di Sumut Tewas Mengenaskan

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 07:29 WIB

Terkini

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

Donald Trump Tutup Akses Media Berseberangan: CNN Dilarang Liputan di Gedung Putih

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:08 WIB

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Indosat Ungkap Ancaman Scam di Era AI, 754 Juta Komunikasi Terindikasi Spam

Bali | Sabtu, 19 September 2026 | 08:05 WIB

×