PBNU: Pembakaran Bendera Tauhid Bukan Penodaan Agama

Reza Gunadha

Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:41 WIB
PBNU: Pembakaran Bendera Tauhid Bukan Penodaan Agama
PBNU jumpa pers pembakaran bendera tauhid. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menilai, pembakaran bendera kalimat tauhid yang dilakukan anggotanya didasari dengan cinta Tanah Air. 

Pasalnya, bendera bertulisan tauhid itu dinilai sebagai atribut organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia, yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

Hal itu dikatakan Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj dalam jumpa persnya di kantor PBNU, Jalan Keramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu, (23/10/2018).

Ia melanjutkan, tidak ada maksud membuat gaduh masyarakat dengan aksi pembakaran bendera tersebut.

"Tindakan anggota Banser Garut tersebut didasari rasa cinta Tanah Air. Tidak ada landasan kebencian personal maupun kelompok, apalagi dimaksudkan untuk melecehkan atau menodai agama," ujarnya.

Tidak hanya itu, tindakan pembakaran tersebut juga sebagai bentuk kekecewaan PBNU kepada kepolisian, karena dinilai kecolongan dalam mengantisipasi adanya penyebaran atribut HTI.

Pada daerah Jawa Barat misalnya, PBNU memalui tim pencari fakta mengklaim menemui beberapa spanduk dan atribut lain yang berhubungan dengan HTI.

"Berdasarkan laporan tim pencari fakta yang dibentuk PBNU, pengibaran dan pemasangan bendera HTI di tempat apel Hari Santri Nasional 2018 terjadi di hampir seluruh Wilayah Jawa Barat, seperti Sumedang, Kuningan, Ciamis, Banjar, Bandung, Tasikmalaya, dan lain lain," bebernya.

Ia berharap, pihak kepolisian bisa mencari dan menghukum aktor penyebar bendera bertulisan tauhid itu. Sebab, organisasi HTI sudah dibubarkan dan dilarang keras pemerintah berkembang di masyarakat.

baca juga

Sebelumnya, beredar video berdurasi kurang lebih 3 menit yang menunjukkan sekelompok anggota Banser NU membakar bendera bertulisan tauhid berwarna hitam. Kejadian pembakaran itu terjadi di alun-alun Limbangan, Garut saat perayaan Hari Santri Nasional, Minggu, (21/10/2018). [Walda Morison]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Said Aqil: Polisi Kecolongan Soal Aksi Pembakaran Bendera Tauhid

Said Aqil: Polisi Kecolongan Soal Aksi Pembakaran Bendera Tauhid

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 18:24 WIB

NU Yakin Banser Pembakar Bendera Tauhid Korban Provokasi

NU Yakin Banser Pembakar Bendera Tauhid Korban Provokasi

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 17:35 WIB

Dilaporkan Kasus Bendera Tauhid, Ketum GP Ansor Santai

Dilaporkan Kasus Bendera Tauhid, Ketum GP Ansor Santai

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:02 WIB

Jokowi Respon Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser NU

Jokowi Respon Pembakaran Bendera Tauhid oleh Banser NU

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 13:53 WIB

Terkini

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

Eskalasi Konflik Houthi Berisiko Hambat Pasokan Energi Global, Indonesia Bisa Ikut Terancam

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:16 WIB

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Penjualan Mobil Daihatsu Tembus 97 Ribu Unit Periode Januari - Agustus

Otomotif | Jum'at, 18 September 2026 | 12:14 WIB

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

6 Shio Paling Kreatif yang Cocok Kerja di Industri Media dan Konten

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:12 WIB

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

7 HP Murah Layar Curved, Mulai Rp2 Jutaan di September 2026

Tekno | Jum'at, 18 September 2026 | 12:08 WIB

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

Terseret Kasus Rita Widyasari, Bebizie Kembalikan Duit Nyaris Rp1 Miliar ke KPK

News | Jum'at, 18 September 2026 | 12:05 WIB

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Apa Bedanya Vasektomi dan Tubektomi? Ini Perbedaan yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Review Arab Maklum 3: Drama Keluarga yang Mengocok Perut

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 12:00 WIB

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

KPK Geledah Kantor Kantor Summarecon, Cari Bukti Kasus ATR/BPN

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:59 WIB

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Unhas Kenalkan Pengering Pala Bertenaga Surya di Fakfak

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 11:56 WIB

×