Kubu Prabowo Jelaskan Soal Tudingan Dana Suap Meikarta

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 25 Oktober 2018 | 11:30 WIB
Kubu Prabowo Jelaskan Soal Tudingan Dana Suap Meikarta
Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Ferry Juliantono [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Juliantono menjelaskan soal perkataannya yang menuding ada aliran dana dari kasus suap proyek Meikarta kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi-Maruf Amin. Yang dimaksudkan Ferry ialah munculnya dugaan adanya aliran dana tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Wakil Sekretaris TKN Jokowi-Maruf Amin, Raja Juli Antoni merasa tersinggung dengan pernyataan Ferry. Ferry menjelaskan bahwa dengan notabene Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hassanah Yasin ialah seorang anggota tim kampanye daerah pasangan Jokowi-Maruf Amin, maka hal tersebut bisa memunculkan dugaan.

"Saya ngomongnya memunculkan dugaan, oleh karena itu kita minta KPK untuk memeriksa itu, karena kan emang nggak bisa dibantah bahwa ibu Neneng itu juga adalah tim kampanye daerah dari pasangan Jokowi-Maruf Amin," kata Ferry kepada Suara.com, Kamis (25/10/2018).

Dasar dari ungkapan Ferry itu mengacu kepada posisi kepala daerah yang menjadi anggota timses kandidat capres-cawapres. Dengan adanya penerimaan uang suap tersebut malah memunculkan banyak pertanyaan karena bisa jadi uang tersebut digunakan untuk kepentingannya sebagain anggota timses.

"Seorang kepala daerah punya kecenderungan kalau misalkan ada masalah yang seprti ini menjadi pertanyaan karena mereka itu akan bisa menggunakan atau mobilisasi logistik dari cara-cara yang memungkinan kepala daerah beirnteraksi dengan kepentingan di daerahnya," ujarnya menjelaskan.

Justru Ferry mengungkapkan bahwa pihaknya bukan menuding kepada TKN yang menerima aliran dana suap proyek Meikarta. Akan tetapi pihaknya mendorong KPK untuk memeriksa kemana saja uang suap yang dialirkan Neneng Hasanah.

"Nggak usah tersinggung pak Juli, lebih baik pak Raja Juli mendorong juga KPK itu pernyataannya jauh lebih baik dari pada tersinggung. Nggak bisa dipungkiri, faktanya kan memang seperti itu, fakta penangkapan Neneng Hasanah yang juga sebagai anggota kampanye daerah," pungkasnya.

Untuk diketahui, Tim Kampanye Nasional Jokowi–Ma'ruf Amin bereaksi setelah kubu rivalnya, Prabowo Subianto–Sandiaga Uno, menuding uang suap Bupati Bekasi nonaktif, Neneng Hassanah Yasin dari proyek Meikarta mengalir kepada mereka. Wakil Sekretaris TKN Jokowi–Ma'ruf Amin, Raja Juli Antoni menegaskan, tudingan dari Juru Bicara BKN Prabowo–Sandiaga, Ferry Juliantoro, adalah fitnah kejam.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Ngaku Kebablasan Berpidato, Bawaslu: Boleh Saja, Asal...

Prabowo Ngaku Kebablasan Berpidato, Bawaslu: Boleh Saja, Asal...

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 09:09 WIB

Prabowo: Masa Indonesia Tak Mampu Berternak Sapi dan Kambing

Prabowo: Masa Indonesia Tak Mampu Berternak Sapi dan Kambing

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:39 WIB

PSI Ungkap Ciri Politisi Sontoloyo yang Dipopulerkan Jokowi

PSI Ungkap Ciri Politisi Sontoloyo yang Dipopulerkan Jokowi

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:34 WIB

Prabowo Setuju Dana Saksi Pemilu Ditanggung APBN

Prabowo Setuju Dana Saksi Pemilu Ditanggung APBN

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:29 WIB

Besok, Bawaslu Putuskan Nasib Perkara Hoaks Ratna Sarumpaet

Besok, Bawaslu Putuskan Nasib Perkara Hoaks Ratna Sarumpaet

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 21:47 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×