Sunjaya Kena OTT KPK, Mendagri akan Tunjuk Sekda Cirebon Jadi Plt

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 25 Oktober 2018 | 14:20 WIB
Sunjaya Kena OTT KPK, Mendagri akan Tunjuk Sekda Cirebon Jadi Plt
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (Suara.com/ Muhamad Yasir)

Suara.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo akan menunjuk Sekretaris Daerah Cirebon Rachmad Sutrisno untuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cirebon, Jawa Barat.  Rachmad akan menggantikan posisi Sunjaya Purwadi Sastra.

"Sekdanya yang akan kami tunjuk sebagai Plt, sampai berkekuatan hukum tetap," ujar Tjahjo di Gedung 3 Sekretariat Negara, Jakarta Pusat, Kamis (25/10/2018).

Penunjukkan Sekda menjadi Plt, jika Sunjaya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Kabupaten Cirebon, terkait jual-beli jabatan bersama enam orang lainnya.

Penunjukkan Sekda menjadi Plt karena wakil bupatinya yakni Selly Andriani Gantina mundur lantaran maju sebagai caleg DPR RI.  Penunjukkan Sekda, kata Tjahjo, agar tidak ada kekosongan di tata kelola pemerintahan.

"Kalau dia baru dilantik sebagai bupati pasti wakilnya, yang penting jangan sampai tata kelola pemerintahan itu kosong, kalau tidak ada di Cirebon itu ya mungkin Sekdanya, wakilnya ternyata mengajukan diri sebagai caleg anggota DPR," kata dia.

Tak hanya itu, Politisi PDI Perjuangan itu mengaku prihatin kepala daerah kembali terjaring dalam OTT KPK. Sebab kata Tjahjo, dirinya sudah mengingatkan kepada para kepala daerah untuk menjauhi praktik korupsi atau suap.

"Kami tetap prihatin dan sedih yah padahal iya area rawan korupsi sudah saya sampaikan. Salah satunya, jual beli jabatan, kedua mekanisme pembelian barang dan jasa, perencanaan anggaran retribusi dan pajak hibah dan bansos masih ada," ucap Tjahjo.

Meski demikian, Tjahjo mengatakan pihaknya menunggu hasil pemeriksaan Sunjaya di KPK. Namun jika KPK menetapkan Sunjaya menjadi tersangka dan ditahan, Kemendagri sudah menyiapkan Plt yakni Sekda.

"Saya kira aturan sebuah ada kami tunggu saja hasilnya pemeriksaan daripada KPK. Kalau hari ini ada pengumuman resmi KPK yang bersangkutan (Sunjaya) ditahan langsung kami sudah siapkan penggantinya," tandasnya.

baca juga

Sebelumnya, Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tujuh orang dari operasi tangkap tangan (OTT) di Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/10/2018). Salah satunya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan mengungkapkan dari OTT tersebut disita sejumlah barang bukti yakni transaksi transfer dan uang tunai diduga terkait kasus suap.

"Tujuh orang (diamankan). Barang buktinya bukti transfer dan uang," kata Basaria dikonfirmasi, Rabu (24/10/2018) malam.

Dari informasi yang dihimpun, Tujuh orang yang diamankan salah satunya diduga Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra, yang merupakan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Adapun uang yang diamankan belum diketahui jumlah nominalnya tersebut. Dugaan uang tersebut digunakan sebagai suap dengan jual beli jabatan dilingkungan pemerintah daerah Cirebon.

"Ini terkait dengan jual beli jabatan," tutup Basaria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Pecat Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra

PDIP Pecat Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 13:25 WIB

KPK Tangkap Bupati Cirebon Diduga karena Jual Beli Jabatan

KPK Tangkap Bupati Cirebon Diduga karena Jual Beli Jabatan

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:24 WIB

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Ditangkap KPK, Rumah Dijaga Ketat

Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Ditangkap KPK, Rumah Dijaga Ketat

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 23:01 WIB

KPK Tangkap Tangan Bupati Cirebon

KPK Tangkap Tangan Bupati Cirebon

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 21:50 WIB

Mendagri Sebut Dana Kelurahan Masih Dibahas Banggar DPR

Mendagri Sebut Dana Kelurahan Masih Dibahas Banggar DPR

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 15:30 WIB

Terkini

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

Suket SMA Gibran Dibatalkan MA, Demokrat Desak Mundur atau Dimakzulkan!

News | Senin, 02 November 2026 | 15:34 WIB

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Atasi Limbah Rumah Tangga, Pemprov Jateng Diganjar Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:33 WIB

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 15:30 WIB

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

News | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

×