Bakar Bendera Tauhid Bukti Budaya Politik Indonesia Belum Matang

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:15 WIB
Bakar Bendera Tauhid Bukti Budaya Politik Indonesia Belum Matang
Ketua Dewan Pembina Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar, Jimly Asshiddiqie. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie menilai aksi pembakaran bendera tauhid oleh Banser NU dengan alasan bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada saat peringatan Hari Santri Nasional di Limbangan, Garut, Jawa Barat, bukti bahwa budaya politik di negara ini belum matang.

Menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu, perdebatan soal bendera yang dibakar itu terkait ormas tertentu atau tidak juga tidak tepat.

"Tidak usah terlalu dipandang serius. Itu kan bagian dari budaya politik kita yang belum matang," kata Jimly di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Kamis (25/10/2018)

"Bukan itu masalahnya, ini kan punya makna simbolik. Sama saja kayak misalnya palu arit, apakah otomatis sama dengan PKI? Ya sudah, zaman kayak begini masih tersinggung dengan palu arit. Jadi, ini soal kedewasaan politik kita yang belum matang," katanya.

Menurut dia HTI sudah dibubarkan, organisasinya sudah dinyatakan terlarang, tapi orangnya tidak boleh dipersekusi sebagaimana dulu dialami bekas anggota PKI. Bekas anggota HTI juga tidak boleh dikriminalisasi.

"Itu bukan budaya kita, harus dihentikan kebiasaan seperti itu," kata Jimly.

Ia lantas mencontohkan simbol palu arit yang tetap terpasang di gedung tertinggi di Universitas Moskow, Rusia.Ia pun sempat menanyakan hal itu kepada rektor dan dijawab bahwa itu warisan sejarah.

Partai Komunis di Rusia, kata Jimly juga sudah tidak laku, pemilihnya kebanyak usia 70 tahun ke atas. Namun, partai itu tidak dilarang dan benderanya juga tidak dianggap sebagai aib.

"Di Amerika, Partai Komunis ada, tapi tidak laku. Untuk sampai ke tingkat begitu masih susah kita ini, kita kan masih sumbu pendek," katanya.

baca juga

Jimly juga menegaskan tidak boleh ada lagi ormas yang mengambil alih fungsi negara. Ia mengatakan dulu FPI melakukan hal seperti itu, sekarang Banser.

"Jadi, ini kekonyolan, kiri-kanan sama-sama konyol. Jadi, dua-duanya perlu dididik. Saya rasa, sudahlah, tidak perlu menggembar-gemborkan, mari kita bimbing ke arah yang lebih baik, tidak usah saling salah menyalahkan. Maklumi saja," katanya.

Menurut Jimly, PBNU harus ikut mengambil tanggung jawab membimbing organisasinya agar kejadian serupa tak terulang.

"Dan HTI, 'you' sudah bubar. Kalau mau berpendapat pribadi, ya, monggo silakan, kalau berpendapat misalnya bahwa khilafah itu benar," kata Jimly. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Sosok Pembawa Bendera Tauhid Sampai Membuat Heboh

Ini Dia Sosok Pembawa Bendera Tauhid Sampai Membuat Heboh

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 23:30 WIB

Buntut Cuitan di Medsos, Eks Jubir HTI Resmi Dipolisikan

Buntut Cuitan di Medsos, Eks Jubir HTI Resmi Dipolisikan

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 20:01 WIB

Akhirnya Ma'ruf Amin Komentar soal Pembakaran Bendera Tauhid

Akhirnya Ma'ruf Amin Komentar soal Pembakaran Bendera Tauhid

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 17:13 WIB

Kritik Wiranto, Eggi Sudjana: Anda Menteri, Bukan Jubir Banser

Kritik Wiranto, Eggi Sudjana: Anda Menteri, Bukan Jubir Banser

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 15:45 WIB

Tiga Anggota Banser NU Bakar Bendera Tauhid Inisiatif Sendiri

Tiga Anggota Banser NU Bakar Bendera Tauhid Inisiatif Sendiri

News | Kamis, 25 Oktober 2018 | 15:22 WIB

Terkini

Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan

Dari Rp500 Ribu Jadi Skandal Rp24,5 Miliar: Begini Cara "Orang Dalam" Bobol BPJS Ketenagakerjaan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu

Purbaya Bantah Jadi Calon Gubernur BI, Klaim Bersyukur Dikasih Jabatan Menkeu

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

Kemendagri Dukung Penguatan Pembiayaan Perumahan untuk Percepatan Program 3 Juta Rumah di Jawa Timur

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Tenggat PP Kesehatan Terlewati, Pemerintah Dikritik Tak Taat Konstitusi soal Pengendalian Rokok

Tenggat PP Kesehatan Terlewati, Pemerintah Dikritik Tak Taat Konstitusi soal Pengendalian Rokok

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Review Drama Alice in Borderland, Teka-Teki Permainan Kartu yang Mematikan

Review Drama Alice in Borderland, Teka-Teki Permainan Kartu yang Mematikan

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto Terkait Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Geledah Empat Perusahaan Milik Don Ritto Terkait Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Ada Kasus Wamen Hukum hingga Sekjen DPR, KPK Beberkan Perkara yang Berakhir Dihentikan

Ada Kasus Wamen Hukum hingga Sekjen DPR, KPK Beberkan Perkara yang Berakhir Dihentikan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Jangan Asal Cas! Ketahui 9 Tips Jitu Bikin Baterai Android Awet Seharian

Jangan Asal Cas! Ketahui 9 Tips Jitu Bikin Baterai Android Awet Seharian

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:58 WIB

John Herdman Terpaksa Coret Marselino Ferdinan Hingga Piala AFF 2026 Selesai

John Herdman Terpaksa Coret Marselino Ferdinan Hingga Piala AFF 2026 Selesai

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:58 WIB

Heboh Gawang Persebaya Dicuri, Dipatahkan Jadi 16 Potong, Dua Pria Kini Berakhir Apes

Heboh Gawang Persebaya Dicuri, Dipatahkan Jadi 16 Potong, Dua Pria Kini Berakhir Apes

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 10:56 WIB

×