Sekjen NU: Tulis Kalimat Tauhid di Mana pun Hukumnya Haram

Bangun Santoso, Walda Marison

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 09:58 WIB
Sekjen NU: Tulis Kalimat Tauhid di Mana pun Hukumnya Haram
Ilustrasi aksi bela bendera tauhid yang dilakukan Forum Ukhwah Islamiyah (FUI) diikuti oleh ratusan peserta. Aksi tersebut dipusatkan di Masjid Taqwa Suronatan, Jalan Taqwa NG II/676 A, Kota Yogyakarta. [Suara.com/Abdus Somad]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama (NU), Marsudi menilai, aksi bela tauhid yang digelar Barisan Nusantara Pembela Tauhid (BNPT) memiliki semangat yang sama dengan NU. Sebab, sama-sama meninggikan kalimat tauhid, namun dengan cara yang berbeda.

Marsudi mengatakan, insiden pembakaran bendera tauhid oleh oknum anggota Banser NU di Garut, Jawa Barat belum lama ini bertujuan untuk meninggikan kalimat tauhid. Hal itu dikatakan Marsudi saat dihubungi Suara.com, Jumat (26/10/2018).

"Kalau yang mendemo (BNPT) alasannya kan sudah jelas. Yang didemo (NU) juga dalam rangka menghormat kalimat tauhid," ujar Marsudi.

Menurut dia, pembakaran bukan sebuah bentuk penistaan. Kalimat tauhid tidak seharusnya dituliskan di bendera atau di tembok karena hukumnya haram.

"Menulis kalimat Alquran atau kalimat tauhid di tempat manapun hukumnya haram. Lebih baik diucapkan saja seperti 'Lailahalillallah, Lailahalilallah' Itu lebih baik," ujar dia.

Iya pun tidak menuding apa yang dilakukan BNPT dalam aksi hari ini sebagai perbuatan yang salah. Ia hanya mengatakan, kelompok HTI yang salah mempergunakan tulisan tauhid sebagai lambang organisasinya.

"Wajar jika masyarakat menganggap tulisan tauhid identik dengan HTI. HTI terus menerus bawa tulisan tauhid di setiap aksi. Sebenarnya gak usah ditulis di bendera atau di mana-mana, cukup diucapkan saja dengan lantang," ujarnya lagi.

Rencananya, Jumat siang ini atau setelah Salat Jumat, sekitar pukul 13.00 WIB nanti, BNPT akan mengggelar aksi bela tauhid. Titik kumpul aksi ini ada di kawasan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Barat.

Aksi ini merupakan buntut dari ulah oknum anggota Banser NU di Garut yang membakar bendera yang disebut bertuliskan kalimat tauhid pada Minggu (21/10/2018). Aksi pembakaran itu sempat direkam dan viral di media sosial.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ada Aksi Bela Tauhid, Ini Rencana Pengalihan Arus di Jakarta

Ada Aksi Bela Tauhid, Ini Rencana Pengalihan Arus di Jakarta

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 08:45 WIB

Amankan Aksi Bela Tauhid, Polda Metro Turunkan 7.000 Personel

Amankan Aksi Bela Tauhid, Polda Metro Turunkan 7.000 Personel

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 08:38 WIB

2000 Anggota GP Ansor Siaga Hadapi Aksi Bela Tauhid Hari Ini

2000 Anggota GP Ansor Siaga Hadapi Aksi Bela Tauhid Hari Ini

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:13 WIB

Bakar Bendera Tauhid Bukti Budaya Politik Indonesia Belum Matang

Bakar Bendera Tauhid Bukti Budaya Politik Indonesia Belum Matang

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Pemuda Pembawa Bendera Tauhid Berstatus Terperiksa

Pemuda Pembawa Bendera Tauhid Berstatus Terperiksa

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 06:03 WIB

Terkini

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Proteksi Double! 4 Sunscreen Lokal PDRN Ini Bikin Wajah Awet Muda dan Sehat

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:25 WIB

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Debut Sistem Skor 3x15 BWF, 707 Pebulu Tangkis dari 8 Negara Siap Bersaing di Superliga Junior 2026

Sport | Senin, 02 November 2026 | 20:24 WIB

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

Tergiur Bonus Ratusan Juta, 58 Korban TPPO Nyaris Dikirim ke Medan Perang Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 20:21 WIB

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Cara Mengaktifkan BPJS PBI yang Tidak Aktif, Ini Langkah Reaktivasi dan Syaratnya

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Sukses Gelar Konser Solo di Seoul, Onew SHINee Umumkan Comeback Album Baru

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:20 WIB

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Mary and The Witch's Flower: Kita Tak Butuh Sihir untuk Menjadi Istimewa

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 20:15 WIB

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

PMI Manufaktur Melonjak, Menperin Berharap Berdampak ke Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:14 WIB

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Indeks CFX10 Menguat 0,31%, TRON Jadi Kripto dengan Kenaikan Tertinggi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 20:12 WIB

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Awas, Patah Tulang Pertama Bisa Jadi Awal Dari Bencana Berikutnya! Ini Kata Ahli

Health | Senin, 02 November 2026 | 20:10 WIB

×