Array

Lumpur Misterius Halangi Pencarian Korban Lion Air di Dalam Laut

Selasa, 30 Oktober 2018 | 10:48 WIB
Lumpur Misterius Halangi Pencarian Korban Lion Air di Dalam Laut
Anggota Ditpolair Polri saat melakukan pencarian korban dan puing Lion Air di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. (Suara.com/Walda)

Suara.com - Fenomena lumpur misterius yang naik ke permukaan laut menghambat pencarian korban Lion Air jatuh di sekitar perairan Tanjung Karawang sejak Senin (29/10/2018) lalu. Lumpur itu membatasi jarak pandang pencarian korban.

Selain lumpur itu, hujan pun mengguyur area pencarian. Khusus hujan, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Irjen Polisi Agung Budi Maryoto mengatakan tidak menghambat pencarian korban. Namun pencarian dipersulit cuaca.

"Kesulitan cuaca, ombak besar, dan hujan pada pagi tadi bukan halangan tim gabungan dalam mengevakuasi korban pesawat," katanya di Karawang.

Menurut dia, tim selam maupun penyisir permukaan laut saat ini harus menghadapi gangguan lumpur yang naik ke permukaan laut akibat hujan deras yang berlangsung selama beberapa jam di sekitar Pantai Tanjung Pakis dan Tanjung Karawang.

"Kondisi riil saat ini ada lumpur yang naik ke permukaan laut dan sisa aftur sehingga jarak pandang tidak maksimal," katanya.

Menurut dia, upaya penyelaman hingga kedalaman laut 40 meter tetap dilakukan tim evakuasi guna mencari bangkai pesawat serta korban penumpang yang belum ditemukan.

Upaya penyisiran permukaan laut, kata Agung, oleh sekitar 30 unit kapal gabungan lintas instansi, seperti kepolisian, TNI, Dishub Karawang, Basarnas, dan nelayan tradisional.

Upaya pencarian jenazah juga diperluas hingga ke sembilan zona pemantauan di sekitar Tanjung Karawang yang berbatasan dengan Laut Muaragembong, Kabupaten Bekasi.

Rencananya penyelaman akan berlangsung hingga pukul 17.00 WIB, sedangkan tim penyisir permukaan akan berlangsung selama 24 jam.

Baca Juga: Pakai Perahu Kayu, Nelayan Angkat Potongan Tubuh Korban Lion Air

"Saya berharap lumpur cepat mengendap sehingga memudahkan jarak pandang petugas di perairan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI