Tragedi Lion Air Lebih Hebohkan Warga Ketimbang Paus Terdampar

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:54 WIB
Tragedi Lion Air Lebih Hebohkan Warga Ketimbang Paus Terdampar
Petugas mengidentifikasi identitas korban Pesawat Lion Air penerbangan JT 610 di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/10). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Suara.com - Proses pencarian dan evakuasi pesawat Lion Air JT 601 dengan rute penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di sekitar Pantai Pakis, Karawang, Jawa Barat masih berlangsung. Pada Selasa (30/10/2018) warga sekitar terus berdatangan ke Pantai Tanjung Pakis.

Para warga tersebut datang ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi yang tengah berlangsung. Karyadi (45) warga Muara Bungin, mengatakan jika kejadian yang menghebohkan tersebut buka pertama kali terjadi.

Warga di sekitar Pantai Tanjung Pakis sempat dihebohkan dengan terdamparnya seekor ikan paus di bibir pantai.

"Sebelumnya, di lokasi ini pernah ramai saat ada ikan paus yang terdampar. Tapi saya agak lupa itu tahun berapa," ujar Karyadi saat dijumpai di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).

Hanya saja, lanjut Karyadi, peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 itu lebih menyedot perhatian warga. Alasannya, banyak warga sekitar yang penasaran. Nelayan di Pantai Tanjung Pakis pun juga ada yang membantu proses evakuasi.

"Kejadian paus terdampar tidak seramai sekarang (Jatuhnya pesawat Lion Air). Karena ini musibah kecelakaan ya, jadi banyak warga sekitar yang juga membantu proses evakuasi, terutama nelayan," imbuhnya.

Lebih jauh, Karyadi menambahkan jika setiap harinya pesawat kerap melintas di sekitar perairan laut Tanjung Pakis. Setidaknya, lima pesawat melintas setiap hari di atas perairan tersebut.

"Cukup sering ya, bisa empat sampai lima kali pesawat lewat daerah sini," tandas Karyadi.

Sebelumnya, pesawat Lion Air JT 610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada pukul 06.20 WIB. Namun, pesawat itu dilaporkan hilang kontak dan terakhir terjatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, pagi tadi.

baca juga

Pesawat tujuan ke Pangkal Pinang itu membawa 189 orang termasuk dua pilot dan enam pramugari. Pesawat pun sempat meminta kembali ke Bandara Soekarno-Hatta sebelum akhirnya hilang kontak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Posko Crisis Center Lion Air di Bandara Halim Buka 24 Jam

Posko Crisis Center Lion Air di Bandara Halim Buka 24 Jam

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:43 WIB

Sehari Mencari, Tim SAR Temukan 15 Kantong Serpihan Lion Air

Sehari Mencari, Tim SAR Temukan 15 Kantong Serpihan Lion Air

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:38 WIB

Kesaksian Nelayan Tanjung Pakis Saat Lion Air JT 610 Jatuh

Kesaksian Nelayan Tanjung Pakis Saat Lion Air JT 610 Jatuh

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:33 WIB

2 Hari Cari Korban Lion Air Jatuh, Belum Ditemukan Jasad Utuh

2 Hari Cari Korban Lion Air Jatuh, Belum Ditemukan Jasad Utuh

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:29 WIB

Boeing 737 Max 8 Lion Air Tipe Terbaru Paling Laris

Boeing 737 Max 8 Lion Air Tipe Terbaru Paling Laris

Tekno | Selasa, 30 Oktober 2018 | 12:26 WIB

Terkini

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

STY Soal Persija Jakarta Hajar Persib Bandung: Mudah-mudahan Lebih Lancar

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 06:10 WIB

Kenapa Kangen Band Bubar?

Kenapa Kangen Band Bubar?

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 06:05 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

×