Laporan Warga Boyolali Soal Video Prabowo Diterima Polisi

M. Reza Sulaiman | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Sabtu, 03 November 2018 | 01:00 WIB
Laporan Warga Boyolali Soal Video Prabowo Diterima Polisi
Teras Boyolali laporkan Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Sebuah komunitas masyarakat yang tergabung dalam Teras Boyolali melaporkan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya pada Jumat (2/11/2018) petang. Pelaporan itu dilakukan menyusul adanya pidato Prabowo di Boyolali, Jawa Tengah yang isinya melecehkan warga Boyolali.

Dakun (47), perwakilan dari Teras Boyolali, resmi melaporkan Prabowo ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut diterima kepolisian dengan nomor laporan LP/6004/XI/2018/PMJ/Ditreskrimsus Tanggal 2 November 2018.

Dakun mengatakan, laporan tersebut bermula saat dirinya meyaksikan video tersebut di laman youtube. Sebelum salat jumat, sekitar pukul 11.00 WIB, ia melihat video unggahan Rahmad Irfandi dengsn durasi 2 menit 50 detik.

"Lihat di video karena saya tinggal di Jakarta. Saya tidak hadir di situ. Alasan saya, saya tidak suka dengan hal seperti gitu. Saya mengharapkan damai saja. Tidak gak usah mancing-mancing," ujar Dakun di Polda Metro Jaya, Jumat (2/11/2018).

Sebagai masyarakat Boyolali, Dakun merasa pernyataan Prabowo menyinggung perasaanya. Meski telah tingga dan menetap di Jakarta Timur, Dakun tetap melaporkan hal tersebut kepada pihak yang berwajib.

"Saya perantau di Jakara dari tahun 1992. Bulan ini sudah enam kali balik. KTP sudah Jakarta. Saya laporan pribadi. Karena saya orang Boyolali, saya tersinggung dengan ucapan Pak Prabowo," jelasnya.

Lebih jauh, Dakun menyebut pernyataan Prabowo akan memberikan dampak besar bagi masyarakat Boyolali. Terutama masyarakat Boyolali yang menjadi pendukung pasangan Capres - Cawapres nomor urut 01, Jokowi - Ma'ruf.

"Dampaknya bagi pendukung lain akan tersinggung. Kalau kelompok dia pasti akan setuju, ketawa. Kalau pendukung sebelahnya pasti akan nyinyir," tutur Dakun.

"Siapapun yang jadi presiden tidak penting. Yang penting Indonesia damai. Itu saja. Tidak usah saling ribut-ribut," tambahnya.

Ketua Cyber Indonesia, Muanas Alaidid mengatakan pihaknya menyertakan alat bukti berupa video dan sejumlah artikel di media massa yang memuat pernyataan Prabowo.

"Video dari akun youtube atas nama Rahmad irfandi. Isinya beredar soal pidato itu. Ada beberapa artikel di media online yang juga sempat mengutip soal transkripnya ya. Kata-kata itu yang akan di uji apakah itu berkonotasi misalnya menyinggung perasaan," tutur Muanas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Ledek Tampang Boyolali, Jubir: Videonya Dipotong-potong

Prabowo Ledek Tampang Boyolali, Jubir: Videonya Dipotong-potong

News | Jum'at, 02 November 2018 | 23:20 WIB

Marahi Emak-emak, Jubir Jokowi Tertawai Prabowo

Marahi Emak-emak, Jubir Jokowi Tertawai Prabowo

News | Jum'at, 02 November 2018 | 19:51 WIB

Diduga Lecehkan Warga Boyolali,  Prabowo Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lecehkan Warga Boyolali, Prabowo Dilaporkan ke Polisi

News | Jum'at, 02 November 2018 | 19:37 WIB

Aksi Bela Tauhid 211 Siang Nanti akan Dikawal 12.000 Polisi

Aksi Bela Tauhid 211 Siang Nanti akan Dikawal 12.000 Polisi

News | Jum'at, 02 November 2018 | 07:52 WIB

Sandiaga Sebut Bagi-Bagi Buku Prabowo Bukan Politik Uang

Sandiaga Sebut Bagi-Bagi Buku Prabowo Bukan Politik Uang

News | Kamis, 01 November 2018 | 23:44 WIB

Terkini

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi  Pemudik

BNI Hadirkan Agen46 di Jalur Mudik, Permudah Transaksi Pemudik

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:20 WIB

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

Sentil Pejabat Daerah, Prabowo: Saya Presiden Pakai Mobil Rp1 Miliar, Gubernur Beli Rp8 Miliar

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:18 WIB

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

Tak Penuhi Standar, Presiden Prabowo Tangguhkan 1.030 Dapur Makan Bergizi Gratis

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:59 WIB

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

Lepas 1.431 Pekerja Panasonic dalam Program Mudik, Menaker Minta Perusahaan Manusiakan Pekerjanya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:58 WIB

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

Libur Panjang, Posko THR Kemnaker Tetap Siaga Tangani Aduan Pekerja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:57 WIB

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

Jemaah Muhammadiyah Padati Menteng Raya Tunaikan Salat Idulfitri 1447 H

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:46 WIB

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Haris Azhar Soroti Kejanggalan Penahanan Prajurit oleh Puspom TNI dalam Kasus Andrie Yunus

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

Gedung Putih Tak Pasang Target Akhiri Perang Iran, Minta Dana Tambahan Rp3.394 Triliun

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 07:25 WIB