Bahkan, Bupati Boyolali Seno Samodro ikut turun ke jalan bersama ribuan warganya, dalam aksi Save Muka Boyolali tersebut.
![Puluhan ribu orang yang tergabung dalam Forum Boyolali Bermartabat, melakukan aksi turun ke jalan-jalan, Minggu(4/1/2018), memprotes Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto yang disebut melecehkan warga kabupaten di Jawa Tengah tersebut. [Facebook]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2018/11/04/68667-aksi-save-muka-boyolali.jpg)
Saat didaulat berorasi dalam aksi tersebut, Bupati Seno menegaskan Prabowo tak perlu meminta maaf kepada warga Boyolali. Sebab, mereka tak bakal memaafkan Ketua Umum Partai Gerindra.
“Tidak ada maaf bagimu,” tegas Seno Samodro seperti diberitakan Solopos—jaringan Suara.com.
Prabowo sendiri, saat menghadiri acara deklarasi Komando Ulama untuk Pemenangan Prabowo – Sandiaga Uno (Koppasandi) di Jakarta Selatan, Minggu, mengakui heran.
Ia menuturkan, tidak menyangka ucapannya terkait ‘tampang warga Boyolali’ dipersoalkan banyak pihak dan berujung pada laporan ke polisi. Menurut Prabowo, pernyataannya beberapa waktu lalu itu hanya bercanda.
"Saya bingung kalau ucapan bercanda dipersoalkan. Kalau saya begini dipersoalkan, begitu dipersoalkan," kata Prabowo.
Meski demikian, Prabowo menyadari kekinian merupakan tahun politik, sehingga setiap ucapannya dalam kesempatan apa pun akan disorot masyarakat.
Belajar dari kasus ini, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku akan lebih hati-hati dalam memberikan pernyataan dan berbicara ke publik
![Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, Selasa (14/7/2015). [Labib Zamani/Suara.com]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2015/07/14/o_19q5lka041d5hup41spdct3iqua.jpg)
"Jadi omongan bercanda sekarang harus dibatasi. Jadi saya bingung mau bicara apa, tapi saudara sudah mengerti," kata Prabowo.
Baca Juga: Seram, Museum Ini Sajikan Jus Bola Mata Domba
Sementara Calon Presiden nomor urut 1, Jokowi, belum berkomentar mengenai persoalan ini.