Cerita Warga Saat Lihat Ade Supardi Roboh Terkena Peluru Nyasar

Agung Sandy Lesmana | Walda Marison | Suara.com

Selasa, 06 November 2018 | 11:06 WIB
Cerita Warga Saat Lihat Ade Supardi Roboh Terkena Peluru Nyasar
Ilustrasi peluru nyasar. [Shutterstock]

Suara.com - Abdul Kodir (43) menceritakan detik-detik saat Ade Supardi diterjang peluru nyasar di pemukiman warga di Jalan Asem, RT 14/09, Ciracas, Jakarta Timur pada Sabtu (3/11/2018) malam. Menurutnya, suara tembakan itu sampai membuatnya terbangun dari tidur. Justru dia mengaku awalnya mengira suara itu adalah ledakan petasan.

"Saya awalnya sedang tidur. Istri saya dengar suara ledakan di depan gang. Istri saya kira ini suara petasan," kata Abdul saat ditemui di lokasi, Selasa (6/11/2018).

Mendengar suara ledakan itu, Abdul pun langsung keluar rumah untuk mengetahui asal dari suara tersebut. Dia pun mengaku terkejut, saat melihat ada seseorang terpakar di jalanan. Bersamaan dengan itu, dia mengaku melihat warga kalang kabut.

"Saya lihat ada kaya orang tiduran posisi badan miring ke arah tebing. Saya enggak mikir itu mayat, " imbuhnya

Abdul bahkan tidak menyangka jika mayat tersebut merupakan tetangganya yang bernama Ade. Abdul menjelaskan jika korban menggunakan kaos tim sepakbola berwarna biru. Namun, Abdul tak melihat secara persis luka di bagian tubuh Ade.

"Saya cuma lihat dia (Ade) kaya pakai kaos bola warna biru. Tapi saya tidak lihat di mana (Ade) ditembak," bebernya.

Lebih lanjut, dia hanya bergegas melaporkan situasi kepada ketua Rukun Tetangga dan dilanjutkan dengan melaporkan kasus itu ke Polsek Ciracas.  Kekinian, Abdul mengaku tak tahu lagi perkembangan soal kasus tersebut.

"Sampai saat ini saya enggak tahu lagi kelanjutan kasusnya. Saya enggak ada kabar siapa yang nembak dan perkembanganya seperti apa," kata dia.

Dugaan sementara, Ade meninggal akibat terkena peluru nyasar. Pelaku dalam kasus penembakan itu pun masih misteri. Namun, diduga peluru yang bersarang ke bagian wajah dan mengakibatkan korban tewas berasal dari senjata api milik anggota polisi.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengaku polisi sedang menyelidiki insiden nahas yang menimpa pria berusia 30 tahun itu. Insiden dugaan peluru nyasar itu, kata Argo sedang diselidiki tim dar Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya.

"Nanti sudah Trun Propam akan ngecek kebenarannya seperti apa. Ya nanti kebenaranya seperti apa akan dicek satu per satu," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Senin (5/11/2018).

Argo juga menyampaikan, polisi sudah bertemu keluarga korban untuk mengucapkan bela sungkawa atas tewasnya Ade. Argo juga menyebut, keluarga sudah mengikhlaskan meninggalnya Ade karena terkena peluru nyasar tersebut.

"Tapi dari kepolisian sudah menyampaikan rasa duka dan dari pihak keluarga tidak menuntut apa-apa," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Montir Tewas Diduga Kena Peluru Nyasar Oknum Polisi di Jaktim

Montir Tewas Diduga Kena Peluru Nyasar Oknum Polisi di Jaktim

News | Selasa, 06 November 2018 | 10:29 WIB

Oknum Polisi Medan Terlibat Penculikan karena Investasi Bitcoin

Oknum Polisi Medan Terlibat Penculikan karena Investasi Bitcoin

News | Selasa, 06 November 2018 | 07:58 WIB

Diduga Terima Suap Rp100 Juta, Petugas Syahbandar Batam Dibekuk

Diduga Terima Suap Rp100 Juta, Petugas Syahbandar Batam Dibekuk

News | Senin, 05 November 2018 | 15:53 WIB

Tewaskan Warga,Polda Selidiki Peluru Nyasar Diduga Milik Polisi

Tewaskan Warga,Polda Selidiki Peluru Nyasar Diduga Milik Polisi

News | Senin, 05 November 2018 | 14:25 WIB

Goda Pacar Orang, Remaja di Sragen Tumbang Dikeroyok Pelajar

Goda Pacar Orang, Remaja di Sragen Tumbang Dikeroyok Pelajar

News | Senin, 05 November 2018 | 10:07 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB