Respons Soal Pemerkosaan Anak UGM, Ini Seruan Komnas Perempuan

Agung Sandy Lesmana, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 08 November 2018 | 17:24 WIB
Respons Soal Pemerkosaan Anak UGM, Ini Seruan Komnas Perempuan
KOLKATA - DECEMBER 16 :A woman holding a banner saying "don't get raped" during a rally to remember the gang raped victim from New Delhi in the year 2012 - on December 16, 2014 in Kolkata , India.

Suara.com - Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengecam aksi perkosaan yang dilakukan terhadap mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) oleh rekannya saat melakukan Kuliah Kerja Nyara (KKN) di Pulau Seram, Maluku. Dalam kasus ini, wanita tidak bisa disalahkan sebagai pemicu terjadinya kekerasan seksual.

Wakil Ketua Komnas Perempuan Budi Wahyuni meminta seluruh pihak civitas akademika UGM untuk mendengarkan testimoni korban yang merupakan mahasiswi Fisipol angkatan 2014 itu.

"Kami menyerukan semua pihak untuk mendengar suara korban. Hindari penyangkalan bahkan menyalahkan perempuan korban sebagai pemicu kekerasan seksual terjadi dan lindungi integritas korban," kata Budi melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (8/11/2018).

Budi juga meminta agar pihak UGM dapat segera bertindak tegas dalam menyelesaikan kasus itu. Pihak kampus pun berkewajiban untuk memberikan rasa aman kepada korban dan memberikan efek jera pada pelaku.

"Kami meminta pihak akademik untuk melakukan investigasi independen, melakukan langkah yang memberi rasa adil pada korban dan penjeraan bagi pelaku," lanjut Budi.

Kejadian kasus kekerasan seksual di lingkungan kampus pun menunjukkan bahwa RUU Penghapusan Kekerasan Seksual sangat mendesak untuk segera dihapuskan. Pasalnya, kasus kekerasan seksual sangat kompleks sehingga membutuhkan penanganan yang serius.

"RUU Penghapusan Kekerasan Seksual mendesak untuk segera disahkan, karena isu kekerasan seksual sangat kompleks, bukan sekedar perkosaan dengan penetrasi, tetapi juga harus menjamin hak ketidakberulangan," pungkasnya.

Untuk diketahui, seorang mahasiswi UGM menjadi korban pemerkosaan oleh rekannya sendiri, saat mengikuti program kuliah kerja nyata di Pulau Seram, Maluku. Peristiwa tersebut terjadi pada medio 2017. Tapi, baru kekinian mencuat ke publik, setelah lembaga pers mahasiswa UGM, Balairung pada Senin (5/11/2018).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UGM Dinilai Tak Profesional Soal Kasus Pemerkosaan Mahasiswi

UGM Dinilai Tak Profesional Soal Kasus Pemerkosaan Mahasiswi

News | Kamis, 08 November 2018 | 15:48 WIB

Mahasiswi Diperkosa saat KKN, UGM Diminta Tanggung Jawab

Mahasiswi Diperkosa saat KKN, UGM Diminta Tanggung Jawab

News | Kamis, 08 November 2018 | 15:47 WIB

Mahasiswi UGM Korban Perkosaan Akan Dilindungi LPSK

Mahasiswi UGM Korban Perkosaan Akan Dilindungi LPSK

News | Kamis, 08 November 2018 | 15:40 WIB

Cerita Konyol Mahasiswa UGM, Salah Bawa Motor & Dikira Maling

Cerita Konyol Mahasiswa UGM, Salah Bawa Motor & Dikira Maling

Otomotif | Rabu, 17 Oktober 2018 | 20:00 WIB

Sandiaga Dapat Surat Cinta dari Mahasiswi di London, Bikin Baper

Sandiaga Dapat Surat Cinta dari Mahasiswi di London, Bikin Baper

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:56 WIB

Terkini

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Comeback dengan Call My Name, TWS Temukan Keberanian Diri di Segala Situasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 06:50 WIB

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

4 Shio Paling Beruntung 3 November 2026, Semua Urusan Lebih Mudah Mulai Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 06:41 WIB

×