Kondisi Potongan Tubuh Korban Lion Air JT 610 Semakin Memburuk

Pebriansyah Ariefana
Kondisi Potongan Tubuh Korban Lion Air JT 610 Semakin Memburuk
Petugas Basarnas memindahkan kantong jenazah korban pesawat Lion Air PK-LQP dari KN SAR Basarnas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (8/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

Lisda mengatakan kerusakan bagian tubuh jenazah korban kecelakaan Lion Air JT 610 karena terendam air adalah relatif namun tetap ada batas waktunya.

Suara.com - Kondisi bagian potongan tubuh korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 yang diterima oleh tim Disaster Victim Investigation (DVI) Polri dari tim evakuasi di perairan Tanjungpakis, Karawang, Jawa Barat, cenderung semakin buruk.

hal tersebut kemungkinan karena bagian tubuh korban terlalu lama terendam di dalam air sehingga ada kerusakan.

"Kondisi bagian tubuh hingga sekarang masih seperti sebelumnya, tapi ada kecenderungan lebih buruk," kata Kepala tim DVI Polri, Kombes Pol Lisda Cancer saat dihubungi dari Jakarta, Sabtu (10/11/2018).

"Walau demikian ada beberapa yang kondisinya masih cukup baik. Mudah-mudahan semuanya masih bisa diperiksa," ujarnya.

Kendati demikian, Lisda mengatakan kerusakan bagian tubuh jenazah korban kecelakaan Lion Air JT 610 karena terendam air adalah relatif namun tetap ada batas waktunya.

"Kami punya pengalaman waktu kasus Air Asia, satu setengah bulan di air itu masih bisa diperiksa DNA-nya," ucapnya.

Kendati kondisinya semakin buruk, Lisda menjelaskan masih bisa dilakukan tes DNA, hanya membutuhkan waktu lebih lama dan metode yang lebih rumit karena sampel yang didapatkan kondisinya tidak memungkinkan untuk melalui proses yang cepat.

"Sepanjang masih bisa diidentifikasi itu masih bisa," ucapnya.

Lisda menambahkan bukan tidak mungkin ditemuinya jalan buntu tidak teridentifikasinya jenazah korban walau sidah mengambil data postmortem dan pemeriksaan sampel DNA, tim DVI akan memakamkannya dengan diberi peta keterangan terkait label bagian tubuh dan lokasi pemakaman.

"Dann jika suatu saat ada data tambahan antemortem dari keluarga yang ternyata cocok dengan data postmortem, selanjutnya terserah pada keluarga apakah akan tetap dimakamkan di lokasi itu atau dibawa. Namun mudah-mudahan di kasus ini tidak ada yang seperti itu," kata Lisda menambahkan.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS