Cerita Maruf Amin Damaikan Habib Rizieq dan Kapolri di Aksi 212

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 12 November 2018 | 12:10 WIB
Cerita Maruf Amin Damaikan Habib Rizieq dan Kapolri di Aksi 212
Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi Majelis Ulama Indonesia (MUI), di Jakarta, Senin (28/11).

Suara.com - Calon wakil presiden Maruf Amin mengatakan hubungan dirinya dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) tak memiliki konflik.

"HRS itu tidak pernah ada konflik dengan saya," ujar Maruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Senin (12/11/2018).

Maruf Amin menceritakan saat aksi 212, dirinya menjadi penengah antara Habib Rizieq Shihab dan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Ketika itu, Tito menginginkan salat Jumat saat aksi 212 digelar di Masjid Istiqlal, sementara Habib Rizieq Shihab menginginkan di Jalan Thamrin. Karenanya, Maruf Amin lah yang menyarankan salat Jumat berjamaah digelar di Lapangan Monas.

"Yang mendamaikan Habib Rizieq Shihab dengan pak Tito adalah saya. Tito maunya di Istiqlal, HRS maunya di Thamrin wah itu berbahaya. Karena itu saya sarankan di Monas karena tengah-tengah," tutur Maruf Amin.

"Habib Rizieq Shihab bilang pintunya sedikit bagaimana pak Tito pintunya ditambah, setuju. Nggak ada WCnya, pak Tito bilang siap menyediakan maka didatangkan itu mobil-mobil. micnya harus sampai Gambir, siap. Terus saya bilang jangan berdiri posisinya kemudian provokasi duduk saja supaya aman," sambungnya.

Tak hanya itu, Maruf Amin juga menceritakan dirinyalah yang menyarankan Presiden Jokowi untuk hadir dalam aksi bela Islam 212. Jokowi kata Maruf Amin ingin hadir pada aksi 411, namun dilarang pihak protokoler.

"Saya juga sarankan pak Jokowi bagusnya dateng, tapi waktu 411 maunya datang (pak Jokowi) tapi protokolnya larang. Pak Jokowi 212 besok ketemu saya, bagus kalau bapak datang. Baru saat-saat di injury saat terakhir pak Jokowi datang," ucap Maruf Amin.

Lebih lanjut, Ketua MUI itu menyebut dirinya dan Habib Rizieq Shihab memiliki paham yang sama. Namun kata Maruf Amin, gerakan Habib Rizieq Shihab hampir radikal.

"Jadi HRS ini pahamnya sama dengan kita tapi gerakannya sama dengan mereka agak radikal. Jadi mereka ormas-ormas Islam bela Islam pidato dari Mekkah. Cuma mereka memang digunakan istilahnya mereka sebagai blower untuk menggerakan, HRS kan punya kelebihan itu. kebetulan di dalam gerakan sama dengan mereka, jadi pahamnya sebenernya sama," ucap dia.

Maruf Amin juga menyebut Habib Rizieq Shihab menganggap dirinya sebagai guru dan orangtua.

"Dia (HRS) bilang saya itu guru, saya orang tua," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yusril Ihza Mahendra Blak - blakan : Kapan Prabowo Bayar Utang?

Yusril Ihza Mahendra Blak - blakan : Kapan Prabowo Bayar Utang?

wawancara | Senin, 12 November 2018 | 10:57 WIB

Sidang Gugatan SP3 Kasus Puisi Sukmawati Tanpa Kehadiran Kapolri

Sidang Gugatan SP3 Kasus Puisi Sukmawati Tanpa Kehadiran Kapolri

News | Senin, 12 November 2018 | 10:38 WIB

Kiai dan Ulama NU Jakarta Utara Dukung Jokowi - Maruf Amin

Kiai dan Ulama NU Jakarta Utara Dukung Jokowi - Maruf Amin

News | Senin, 12 November 2018 | 09:45 WIB

Terkini

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

Nusron Wahid Mundur dari Pengurus Golkar, Sudah Pamit ke Bahlil 6 Bulan Lalu

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:18 WIB

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

Bertemu Presiden UMNO, Surya Paloh: Hubungan Indonesia-Malaysia Tak Boleh Sekadar Hitung Untung Rugi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:05 WIB

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

4 Cushion Matte Finish untuk Kulit Berminyak, Bikin Makeup Flawless Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Saat Abu Vulkanik Ancam Kualitas Udara, Teknologi Air Purifier Jadi Benteng di Rumah

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 21:00 WIB

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Kecelakaan Maut di Tuban, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Peserta Tongklek

Jatim | Sabtu, 19 September 2026 | 20:40 WIB

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

5 Keistimewaan Weton Jumat Kliwon yang Dikenal Sakral Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:35 WIB

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

20 Tahun Fashion Nation: Merayakan Wastra, Desainer, dan Wajah Baru Fashion Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:32 WIB

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Teknologi Elektronik Dibawa Lebih Dekat ke Konsumen Lewat Polytron Fest

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 20:23 WIB

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Pajak Marketplace 0,5 Persen Berlaku 1 November, Ekonom UGM Ungkap Ancaman Seller Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 20:22 WIB

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Bintan Bukan Cuma Pantai, Ada Jejak Sejarah Melayu hingga Blue Lake yang Unik

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 20:21 WIB

×