Ius Pane dan Ucok, Duo Bandit Pulomas Tetap Dihukum Mati

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 15 November 2018 | 06:30 WIB
Ius Pane dan Ucok, Duo Bandit Pulomas Tetap Dihukum Mati
Pra-rekonstruksi aksi perampokan dan pembunuhan di perumahan Pulomas, di Jakarta, Jumat (6/1).

Suara.com - Ridwan Sitorus alias Ius Pane dan Erwin Situmorang alias Ucok, duo pembunuh satu keluarga dengan sadis di Pulomas, Jakarta Timur tetap dihukum mati. Mahkamah Agung menolak kasasi mereka.

Keputusan itu tertuang dalam putusan kasasi MA tertanggal 2 Juli 2018. Nomor register putusan itu 395 K/PID/2018 dengan tanggal permohonan 18 April 2018. Peristiwa pembunuhan tersebut pada 26 Desember 2016.

Putusan itu diberikan 3 hakim. Yaitu Eddy Army, Sumardijatmo, dan Andi Abu Ayyub Saleh. Sementara mereka diputus hukuman mati oleh Pengadilan Jakarta Timur.

"Amar Putusan, tolak," begitu tulis salinan singkat Mahkamah Agung.

Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane, bandit yang menjadi buronan kasus perampokan dan pembunuhan di rumah Dodi Triono dibekuk polisi di Medan, Sumatera Utara, Minggu (1/1/2016) pagi setelah buron.

Ius Pane merupakan residivis. Dia keluar ke luar dari Lembaga Pemasyarakatan Tangerang pada bulan November 2016. Setelah ke luar dari penjara, bukannya insyaf, dia kembali ke kelompoknya.

Kelompok bandit Ius Pane kemudian kembali beraksi. Mereka merampok di dua tempat di Provinsi Jawa Barat, yaitu Jonggol dan Purwakarta. Setelah melakukan perampokan di Purwakarta, Ius Pane diajak bergabung dengan kelompok Ramlan Butarbutar alias Porkas.

Tak butuh waktu lama untuk persiapan merampok rumah Dodi di Pulomas Utara, nomor 7A, Kayuputih, Jakarta Timur, pada Selasa (27/12/2016). Peran Ius Pane dalam perampokan di rumah Dodi cukup vital.

Setelah Ius Pane masuk, disusul kemudian Ramlan dan Erwin Situmorang. Sementara Alfins Bernius Sinaga menunggu di mobil.

Sebelum mereka menggondol barang berharga dan kabur, mereka menyekap sebelas orang di kamar mandi berukuran 1,5 meter kali 1,5 meter. Korban baru ditemukan keesokan harinya, Selasa (27/12/2016) pagi dalam keadaan enam meninggal dunia dan lima orang lagi lemas.

Sehari kemudian, Rabu (29/12/2016) Ramlan, Erwin, dan Sinaga dibekuk. Ramlan tewas ditembak karena melawan petugas, sementara Erwin dan Sinaga dapat ditangkap hidup-hidup. Ius Pane ditangkap paling terakhir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

RT Sebut Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Kejahatan Luar Biasa

RT Sebut Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Kejahatan Luar Biasa

News | Rabu, 14 November 2018 | 14:01 WIB

Diperum Nainggolan Kerap Jual Sembako Murah dan Taat Beribadah

Diperum Nainggolan Kerap Jual Sembako Murah dan Taat Beribadah

News | Rabu, 14 November 2018 | 13:47 WIB

Jasad Keluarga Nainggolan Rencananya Dimakamkan dalam Satu Liang

Jasad Keluarga Nainggolan Rencananya Dimakamkan dalam Satu Liang

News | Rabu, 14 November 2018 | 12:31 WIB

Dadaahh... Selamat Jalan Sarah, Selamat Jalan Arya

Dadaahh... Selamat Jalan Sarah, Selamat Jalan Arya

News | Rabu, 14 November 2018 | 12:24 WIB

Siapa yang Tega Bunuh Keluarga Gaban, Maya, Sarah, dan Arya?

Siapa yang Tega Bunuh Keluarga Gaban, Maya, Sarah, dan Arya?

News | Rabu, 14 November 2018 | 11:49 WIB

Terkini

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat

Health | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:02 WIB

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:53 WIB

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×