Pembunuhan Satu Keluarga, Arya dan Sarah Dikenal Pintar

Bangun Santoso | Walda Marison
Pembunuhan Satu Keluarga, Arya dan Sarah Dikenal Pintar
Siswa SD YPK Imanuel Bekasi menggelar tabur bunga di kediaman Diperum Nainggolan, Kamis (15/11/2018). (Suara.com/Walda Marison)

Mendiang Arya dan Sarah meninggalkan banyak kenangan bagi teman-teman sekaligus guru di sekolah mereka

Suara.com - Para murid kelas satu dan tiga serta guru dari SD YPK Imannuel pagi ini menyambangi rumah Arya Nainggolan dan Sarah Naingglolan. Mereka melakukan tabur bunga untuk mengenang kematian Arya dan Sarah dalam pembunuhan satu keluarga di Bekasi.

Dalam acara tersebut, turut juga kepala SD YPK Imanuel, Romi Winokan. Mereka terlihat menaburkan bunga di depan warung milik keluarga Diperum Nainggolan yang sudah digaris polisi.

Mendiang Arya dan Sarah meninggalkan banyak kenangan bagi teman-teman sekaligus guru di sekolah mereka. Terutama bagi Romi yang mengaku kenal baik dengan kedua anak itu.

"Hari ini kami melakukan ibadah untuk mengenang kepergian Arya dan Sarah. Lalu kami lakukan acara tabur bunga," ujar Romi, Kamis (14/11/2018).

Rombongan guru dan murid itu datang ke rumah keluarga Diperum Nainggolan dengan berjalan kaki. Ternyata letak sekolah YPK Imanuel pun tidak jauh dari rumah tersebut.

Romi mengaku mengenal baik sosok almarhum Arya dan Sarah. Keduanya dikenal sebagai anak yang periang dan memiliki nilai akademis yang bagus.

"Kalau keperibadian bagus kok itu anaknya, Sarah dan Arya, ngikut tidak terbelakang dalam pelajaran. Segi nilai bagus," ungkap Romi.

Ia pun mengaku dekat dengan Arya saat semasa hidupnya. Mereka kerap bertegur sapa jika berpapasan di sekolah.

"Terakhir sempat ngomong sama saya, ketawa-ketawa. Dia suka becanda sama saya kalau ketemu. Itulah kesan terakhir yang saya ingat," katanya.

Ia pun berharap kepolisian agar secepatnya menangkap para pelaku pembunuhan keluarga Diperum Nainggolan. Ia juga berharap para pelaku dihukum seberat-beratnya.

"Kami berharap besar ini harus diproses hukum yang di Indonesia agar bisa dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku," katanya.

Arya Nainggolan dan Sarah Nainggolan merupakan anak dari Diperum Nainggolan dan Maya Ambarita. Mereka menjadi korban pembunuhan satu keluarga di rumahnya di Jalan Bojong Nangka, 2 RT. 02/ RW. 07, Pondok Melati, Pondok Gede, Bekasi.

Hingga saat ini Polda Metro Jaya masih menelusuri siapa pelaku pembunuhan sadis itu. Keempat korban itu rencananya akan dimakamkan pagi ini di kampung halaman Diperum Nainggolan di Samosir, Sumatera Utara.

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS