Idrus Marham Senang KPK Usut Dugaan Keterlibatan Dirut PLN

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Jum'at, 16 November 2018 | 15:48 WIB
Idrus Marham Senang KPK Usut Dugaan Keterlibatan Dirut PLN
Idrus Marham diperiksa KPK. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Bekas Menteri Sosial Idrus Marham mengapresiasi jika Komisi Pemberatasan Korupsi  mau menelusuri dugaan keterlibatan Direktur Utama PLN Sofyan Basir dalam kasus suap PLTU Riau-1. Dia pun menyerahkan kepada penyidik KPK untuk menelusuri dugaan Sofyan terlibat dalam kasus suap tersebut.

"Apakah (Sofyan) menerima janji, artinya biar orang yang punya kewenangan untuk itu, akan lebih bagus," kata Idrus saat tiba di KPK, Jumat (16/11/2018).

Hari ini, Idrus kembali diperiksa sebagai tersangka kasus suap PLTU Riau-1. 

Menurutnya, penelurusan peran Sofyan dalam kasus ini perlu didalami penyidik KPK.

"Apakah ada fakta atau tidak, itu penting biar seluruh proses-proses ini berjalan dengan baik. Dan tentu berdasarkan fakta-fakta, kebenaran KPK semakin kuat," ujar Idrus.

Terpisah, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang belum mau berkomentar soal nama Sofyan yang muncul saat persidangan Kotjo digelar di Pengadilan Tipikor, Jakarta, beberapa waktu lalu.  Namun dia memastikan jika penyidik KPK sedang menelusuri fakta-fakta yang muncul di persidangan termasuk dugaan keterlibatan Sofyan dalam kasus itu.

"Nanti kami dalami lagi, sabar saja. Selesai dulu satu-satu baru didalami lagi. Semua kerja ada tahapan taktis dan strateginya," kata Saut saat dikonfirmasi wartawan.

Sebelumnya, Jubir KPK Febri Diansyah menyebutkan, penyidik KPK sedang menelurusi dugaan keterlibatan Sofyan dalam proyek PLTU Riau-1. Hal disampaikan Febri terkait fakta di persidangan terdakwa Johannes yang menyebutkan peran mantan Wakil Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih membantu mempertemukannya dengan Sofyan Basir, untuk membahas proyek tersebut. 

"Karena kan di sana (dalam persidangan) muncul beberapa fakta tentang pertemuan, tentang janji, tentang pengurusan proyek PLTU Riau-I," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, dikonfirmasi, Jumat (16/11/2018)

baca juga

Saat dihadirkan sebagai saksi dalam sidang Kotjo, Eni juga menyebut Sofyan Basir akan mendapatkan fee paling banyak bila bisa melancarkan proyek PLTU Riau-1.

Menurut Febri, semua yang disampaikan di persidangan akan dipertimbangkan untuk dijadikan barang bukti oleh penyidik. Namun, semua itu perlu pendalaman lebih lanjut.

"Nanti kalau memang ada fakta-fakta baru, jaksa penuntut umum akan memberikan analisis dan memberikan rekomendasi pada pimpinan," ujar Febri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Idrus Tulis Buku Membangun Ghirah, Kajian Keislaman dari Penjara

Idrus Tulis Buku Membangun Ghirah, Kajian Keislaman dari Penjara

News | Jum'at, 16 November 2018 | 15:31 WIB

KPK Telisik Peran Sofyan Basir: Muncul Beberapa Fakta

KPK Telisik Peran Sofyan Basir: Muncul Beberapa Fakta

News | Jum'at, 16 November 2018 | 11:31 WIB

KPK Cari Pihak Lain yang Harus Bertanggung Jawab Kasus Century

KPK Cari Pihak Lain yang Harus Bertanggung Jawab Kasus Century

News | Kamis, 15 November 2018 | 20:58 WIB

Bos Blackgold Janjikan 6 Juta Dolar AS ke Setnov

Bos Blackgold Janjikan 6 Juta Dolar AS ke Setnov

News | Kamis, 15 November 2018 | 15:02 WIB

Isi Pemeriksaan Boediono di KPK Terkait Kasus Century

Isi Pemeriksaan Boediono di KPK Terkait Kasus Century

News | Kamis, 15 November 2018 | 12:23 WIB

Terkini

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

3 Weton Sakti Idu Geni, Konon Ucapannya Sering Jadi Kenyataan

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 06:10 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Terkait Kasus HGB

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 06:00 WIB

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Halal Summit 2026 Hasilkan 39 Kerja Sama Jaminan Produk Halal

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 05:30 WIB

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Merasa Sehat Bukan Berarti Tak Perlu Cek Kesehatan, Ini Pentingnya Deteksi Dini

Health | Sabtu, 19 September 2026 | 01:44 WIB

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Jay Idzes, Beckham, dan Eliano Dicoret!

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 00:08 WIB

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Tuntas di Asia, Timnas Minifootball Indonesia Langsung Bidik Piala Dunia 2027

Bola | Jum'at, 18 September 2026 | 23:57 WIB

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:51 WIB

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 23:25 WIB

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

Fahd A Rafiq 3 Kali Terjerat Kasus Korupsi, Bukti Hukuman Tak Bikin Jera?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:48 WIB

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Realisasi Anggaran Subsidi Tembus Rp 331,4 Triliun per Agustus 2026, Naik Rp 100 T dari Tahun Lalu

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 22:38 WIB

×