Array

Pernyataan Amien Rais Jewer Ketum Muhammadiyah Dinilai Tak Pantas

Rabu, 21 November 2018 | 10:39 WIB
Pernyataan Amien Rais Jewer Ketum Muhammadiyah Dinilai Tak Pantas
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais bersiap menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi – Maruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai ucapan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais yang akan menjewer Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir tidak pantas. Amin akan menjewer Haedar jika tetap membebaskan kadernya memilih di Pilpres 2019.

Karding menjelaskan bahwa Amien tidak sepatutnya mengeluarkan kata-kata yang seolah-olah akan menghukum Haedar karena keputusannya. Menurutnya, secara tidak langsung Amien tidak menghormati Haedar sebagai pribadi maupun petinggi PP Muhammadiyah.

“Saya kira tidak patut disampaikan, itu artinya tidak menghormati pak Haedar Nashir secara pribadi maupun sebagai ketua ormas besar," kata Karding kepada Suara.com, Rabu (20/11/2018).

Berbicara soal sikap Haedar yang membebaskan kadernya untuk memilih pasangan Jokowi–Maruf Amin atau Prabowo Subianto–Sandiaga Uno di Pilpres 2019, menurut Karding hal tersebut tidak bisa diintervensi oleh pihak lain.

“Sebagai organisasi besar mereka punya prinsipnya sendiri, Muhammadiyah itu organisasi besar yang saya kira memiliki pandangan-pandangan politik sendiri, memutuskan gaya berpolitiknya,” ujarnya.

Oleh sebab itu, Karding menilai Haedar tidak perlu mengikuti apa yang disampaikan Amien bahwa Muhammadiyah harus memutuskan arah politiknya di Pilpres 2019. Meskipun Amien juga menjabat sebagai Penasehat PP Muhammadiyah dan sempat menjadi ketua umum, menurut Karding, Haedar memiliki wewenang untuk memutuskan sikapnya.

“Sehingga apa yang disampaikan Pak Amien Rais tentu tidak otomatis harus diikuti oleh Muhammadiyah karena Muhammadiyah itu bukan hanya pak Haedar-nya tapi dia membawa gerbong jutaan orang walaupun pak Amien Rais itu adalah mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dia tidak otomatis bisa berpengaruh," imbuh Karding.

Untuk diketahui, Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais meminta Muhammadiyah menentukan arah untuk memilih calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. Jika tidak, Amien Rais akan menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.

Haedar Nasir sebelumnya menyatakan membiarkan kader Muhammadiyah bebas menentukan pilihan dalam Pilpres 2019.

Baca Juga: Gisel yang Menggugat Cerai Gading Marten

"Di tahun politik, tidak boleh seorang Haedar Nasir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di pilpres. Kalau sampai seperti itu akan saya jewer," ujar Amien Rais di sela tabligh akbar dan resepsi milad ke-106 Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Selasa (20/11/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI