Sejoli Membunuh Iin Puspita dengan Sadis karena Tersinggung

Pebriansyah Ariefana | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Rabu, 21 November 2018 | 11:06 WIB
Sejoli Membunuh Iin Puspita dengan Sadis karena Tersinggung
Ciktuti Iin Puspita, perempuan berusia 23 tahun, ditemukan tewas dan mayatnya disimpan dalam lemari baju rumah indekos 21, Jalan Mampang Prapatan VIII, Gang Senang, Tegal Parang, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018). [Facebook/dok.polisi]

Suara.com - Motif pembunuhan Ciktuti Iin Puspita ternyata dilandasi rasa dendam karena tersinggung. Iin Puspita dibunuh dalam indekosnya di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (20/11/2018).

Kepolisian Jambi telah meringkus 2 pembunuh Iin Puspita yang berusia 22 tahun di kawasan Kabupaten Merangin tak lama setelah mayat Iin Puspita ditemukan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Komisiaris Andi Sinjaya Ghalib mengatakan dari interogasi, motif pembunuhan terhadap Iin diduga pelaku merasa tersinggung. Hanya saja, dirinya tak membeberkan lebih jauh mengenai alasan tersebut.

"Ada Ketersinggungan gitu kan. Dan tersinggung dari temannya itu yang perempuan," kata Andi saat dikonfirmasi, Rabu (21/11/2018).

Andi mengatakan, pihaknya akan menyampaikan keterangan resmi mengenai kasus pembunuhan tersebut, Kamis (22/11/2018) besok.

"Untuk lebih lenagkapnya besok akan kita sampaikan secara lengkap karena masih dalam perjalanan," jelasnya.

Sebelumnya, dua pelaku yakni YAP (24) dan NR ditangkap polisi saat bus yang mereka tumpangi dihentikan polisi di daerah Kabupaten Merangin. Keduanya ditangkap pada Selasa 21 November 2018, di mana usai membunuh korban, Y dan NR langsung melarikan diri ke Sumatera Barat menggunakan bus.

Namun pelarian kedua pelaku bisa diketahui aparat Polda Metro Jaya yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polres Merangin untuk membekuk para pelaku. Keduanya ditangkap saat melintasi Kabupaten Merangin menggunakan bus. Usai ditangkap para pelaku langsung digelandang ke Mapolres Merangin untuk diinterograsi.

Korban lalu bertengkar dengan pelaku NR. Sekitar beberapa menit bertengkar, pelaku YAP marah dan langsung memukul korban menggunakan palu yang berada di dalam kamar. Akibat mengalami luka yang cukup parah di kepala, korban akhirnya tewas.

Melihat korbannya tewas, selanjutnya pelaku YAP menyembunyikan jasad korban di dalam lemari. Usai membunuh, pada pukul 22.30 WIB, pelaku keluar dari kos dan melarikan diri bersama kekasihnya menggunakan bus menuju Sumatera Barat dan tertangkap di Jambi pada Selasa malam (20/11/2018).

Kedua pelaku kini sudah diterbangkan menggunakan pesawat dari Jambi menuju Jakarta untuk proses hukum selanjutnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Pembunuhan Iin Puspita Ternyata Sepasang Kekasih

Pelaku Pembunuhan Iin Puspita Ternyata Sepasang Kekasih

News | Rabu, 21 November 2018 | 09:52 WIB

Pengakuan Pelaku, Bunuh dan Simpan Jasad Iin Puspita di Lemari

Pengakuan Pelaku, Bunuh dan Simpan Jasad Iin Puspita di Lemari

News | Rabu, 21 November 2018 | 09:42 WIB

Pelaku Pembunuhan Dufi Hari Ini Diserahkan Ke Polda Jabar

Pelaku Pembunuhan Dufi Hari Ini Diserahkan Ke Polda Jabar

News | Rabu, 21 November 2018 | 09:27 WIB

Keluarga Dufi, Korban Pembunuhan dalam Tong, Tak Kenal Pelaku

Keluarga Dufi, Korban Pembunuhan dalam Tong, Tak Kenal Pelaku

News | Rabu, 21 November 2018 | 08:00 WIB

Geger Pembunuhan Keji Eks Wartawan Nasional dan Wanita Cantik

Geger Pembunuhan Keji Eks Wartawan Nasional dan Wanita Cantik

News | Rabu, 21 November 2018 | 07:50 WIB

Terkini

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

Pramono All Out Demi Boyong BTS ke JIS: Jamin Bebas Macet dan Akses KRL Langsung!

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:33 WIB

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

Blokade Selat Hormuz Dianggap Perjudian Trump, Kalau Misi Gagal Ekonomi Dunia Hancur

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:32 WIB

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

Ikrar Nusa Bakti Sindir Militer: Merasa Dirinya Bukan Dibentuk Oleh Negara

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:24 WIB

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

MBG Serap Hampir Rp1 Triliun per Hari, BGN Sebut Dana Langsung Mengalir ke Masyarakat

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:22 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:14 WIB

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

Laut Merah Milik Siapa? Iran Ancam Mau Menutupnya

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:11 WIB

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

WALHI Kritik Menhan Sjafrie Sjamsoeddin di Satgas PKH: Waspada Ekspansi Militer di Ruang Sipil

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:05 WIB

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

Melihat Kapal Macet Mau ke Selat Hormuz Berdasarkan Data Pelacakan Maritim

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:59 WIB

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

Israel Hari Ini: Ancaman Roket Hizbullah hingga Serangan Lebah dan Cuaca Ekstrem

News | Kamis, 16 April 2026 | 12:57 WIB