Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!

Muhammad Yasir, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 02 Juni 2026 | 10:54 WIB
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman. [Suara.com/Rakha]
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal mengkritik frekuensi kunjungan luar negeri Presiden Prabowo karena dianggap membebani anggaran negara secara berlebihan.
  • Habiburokhman menepis kritik tersebut dan menegaskan kunjungan luar negeri sangat krusial bagi kepentingan diplomasi nasional Indonesia.
  • Politisi Gerindra itu menilai kritik Dino tidak produktif dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap kebijakan pemerintahan saat ini.

Suara.com - Kritik mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terhadap intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto memicu respons dari Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menilai kritik tersebut tidak didasarkan pada informasi yang akurat dan justru terkesan menyerang pemerintahan.

Perdebatan itu bermula setelah Dino meminta Prabowo mengurangi frekuensi perjalanan luar negeri yang dinilainya terlalu sering dan berpotensi membebani anggaran negara.

Menanggapi hal itu, Habiburokhman menyebut kritik Dino tidak produktif karena mengabaikan konteks diplomasi internasional yang tengah berlangsung di tengah situasi global yang tidak menentu.

"Kritik beliau tidak produktif karena tidak berbasis info yang akurat. Bahkan ada tendensi kritik beliau sebagai serangan politik yang membabi buta dan sekedar mengolok-olok pemerintahan Pak Prabowo," ujar Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).

Ketua Komisi III DPR RI itu menilai kunjungan luar negeri merupakan bagian penting dari upaya Presiden membangun komunikasi dan memperjuangkan kepentingan Indonesia di tingkat global.

Menurutnya, hubungan antarnegara tidak bisa dibangun hanya melalui undangan atau komunikasi jarak jauh.

Habiburokhman bahkan mencontohkan para pemimpin dunia yang tetap aktif melakukan kunjungan bilateral untuk mengamankan kepentingan negaranya.

"Di tengah ketidakpastian situasi global saat ini, bahkan Donald Trump merasa perlu mengunjungi China untuk memperjuangkan kepentingan negaranya. Menurut kami, justru Presiden Prabowo harus sangat proaktif, baik menerima kunjungan maupun mengunjungi pemimpin negara lain," tegasnya.

baca juga

Tak hanya mengkritik substansi pernyataan Dino, Habiburokhman juga menyoroti posisi Dino sebagai mantan pejabat negara yang pernah berkecimpung di dunia diplomasi.

Menurut dia, mantan pejabat semestinya memberikan ruang kepada penerusnya untuk bekerja, alih-alih melontarkan kritik yang berpotensi menimbulkan persepsi negatif terhadap kebijakan luar negeri pemerintah.

"Sebagai mantan Wamenlu, juga kurang etis jika Dino mengkritik kinerja politik luar negeri pemerintahan Prabowo. Di negara-negara maju, mantan pejabat membatasi diri untuk mengkritik kinerja para penerusnya sebagai bentuk penghormatan kepada orang yang sedang bekerja," tuturnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kritik terhadap pemerintah bisa berbalik menjadi sorotan terhadap rekam jejak pengkritiknya sendiri.

"Kritik mantan pejabat kepada penerusnya bahkan bisa menjadi bumerang jika publik membandingkan kinerja si mantan dengan yang sedang menjabat," katanya.

Sebelumnya, Dino Patti Djalal menyampaikan imbauan agar Presiden Prabowo mengurangi perjalanan luar negeri dan tidak menganggap remeh sorotan publik mengenai hal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

Balas Kritik Dino Patti Djalal, Seskab Teddy: Diplomat Hebat Walau Hanya Menjabat 3 Bulan

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:12 WIB

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia

News | Senin, 01 Juni 2026 | 22:48 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T

News | Senin, 01 Juni 2026 | 21:27 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×