Kena Katapel Teroris, Begini Kondisi Mata Kanan Bripka Andreas

Agung Sandy Lesmana

Rabu, 21 November 2018 | 15:47 WIB
Kena Katapel Teroris, Begini Kondisi Mata Kanan Bripka Andreas
Kapolres Lamongan AKBP Feby A Hutagalung usai menjenguk Bripka Andreas. (Suara,com/Achmad Ali)

Suara.com - Penglihatan anggota polisi Bripka Andreas AP masih belum kembali normal setelah mata kanannya terkena kelereng terkait aksi penyerangan terduga teroris bersenjata katapel. Meski demikian, kondisi psikologi dan jasmani Andreas berangsur-angrus membaik setelah mata kananya dilakukan tindakan operasi tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

"Alhamdulillah kondisinya semakin membaik. Baik psikis maupun jasmaninya. Saat ini tim dokter masih melakukan observasi untuk mengetahui kondisi mata kanan Bripka Andreas setelah kemarin dilakukan operasi," kata Kapolres Lamongan AKBP Feby A Hutagalung usai menjenguk Andreas di RS Bhayangkara Polda Jatim, Rabu (21/11/2018).

Menurutnya, kornea mata kanan Andreas masih mengalami trauma usai dilakukan tindakan operasi. "Minta doanya saja semoga kornea mata kanan Bripka Andreas tidak rusak parah," katanya.

Sebelumnya, aksi teror terhadap Pos Polisi di Wisata Bahari Lamongan, Jawa Timur, terjadi pada Selasa (20/11/2018) dini hari. Eko dan Syarif yang menjadi pelaku tersebut memecahkan kaca pos polisi dengan menggunakan katapel berpeluru kelereng. Saat aksi penyerangan itu, kedua pelaku menggunakan sepeda motor.

Di dalam pos tersebut terdapat Bripka Andreas AP yang tengah berjaga. Setelahnya, Bripka Andreas mengejar kedua pelaku yang kabur ke arah barat. Sesampainya di Pasar Blimbing, Kelurahan Blimbing Kecamatan Paciran, kedua pelaku berhenti.

Pelaku Eko lantas menembakkan peluru kelereng ke arah Bripka Andreas. Kelereng itu mengenai mata kanan Bripka Andreas. Meski matanya berdarah, Bripka Andreas tak menyerah. Ia tetap mengejar kedua pelaku yang kembali melaju dengan sepeda motornya.

Sesampainya di Bongris, Kelurahan Blimbing, Bripka Andreas menabrakkan sepeda motornya ke kendaraan pelaku sehingga mereka terjatuh.

Selanjutnya, pelaku diamankan di Polsek Brondong. Sementara Bripka Andreas AP dilarikan ke PKU Muhammadiyah Blimbing untuk diobati.

Kontributor : Achmad Ali

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Geledah Rumah 2 Pelaku Teror Pos Polisi Lamongan

Polisi Geledah Rumah 2 Pelaku Teror Pos Polisi Lamongan

News | Selasa, 20 November 2018 | 15:57 WIB

Pos Polisi Lamongan Diserang, Mata Bripka Andreas Luka Parah

Pos Polisi Lamongan Diserang, Mata Bripka Andreas Luka Parah

News | Selasa, 20 November 2018 | 14:28 WIB

Puluhan Suara Tembakan Terdengar saat Polda Riau Diserang Teroris

Puluhan Suara Tembakan Terdengar saat Polda Riau Diserang Teroris

News | Rabu, 16 Mei 2018 | 10:11 WIB

Al Chaidar: Waspada Puncak Serangan Teroris Pada 2020

Al Chaidar: Waspada Puncak Serangan Teroris Pada 2020

wawancara | Senin, 25 September 2017 | 07:00 WIB

PM Inggris Sebut Pelaku Serangan di Parlemen Sakit dan Bejat

PM Inggris Sebut Pelaku Serangan di Parlemen Sakit dan Bejat

News | Kamis, 23 Maret 2017 | 06:35 WIB

Terkini

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Duduk Perkara Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh 2 Menit Menjadi 7 Menit

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Rupiah Perkasa Hari Ini ke Level Rp17.947/USD

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:42 WIB

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

FAM Malaysia Protes Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:36 WIB

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Belanja Negara APBN 2027 Tertinggi dalam Sejarah, Kemenkeu Klaim Buat Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:35 WIB

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

Penampilan Siswa Bikin Orang Tua Haru, Gus Ipul: 1 Tahun di Sekolah Rakyat Jadi Lebih Percaya Diri

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Masih di Atas USD 100/Barel

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:31 WIB

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

Hasyim Asy'ari Akui KPU Tak Cek Keabsahan Dokumen Pendidikan Gibran saat Pilpres 2024

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:26 WIB

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Biodata dan Profil Nino Fernandez yang Jadi Omongan Panas di X

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Reaksi John Herdman Usai Malaysia Lumat Singapura Pesta 6 Gol

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:23 WIB

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Gerak Cepat Sarawak di Perbatasan: Ancaman atau Peluang Emas untuk Pembangunan IKN?

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:21 WIB

×