Perkataan Amien Rais Akan Jewer Ketum Muhammadiyah Tak Patut

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 21 November 2018 | 17:00 WIB
Perkataan Amien Rais Akan Jewer Ketum Muhammadiyah Tak Patut
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memberikan keterangan kepada wartawan sebelum menjalani pemeriksaan di Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (10/10). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Sikap Penasihat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais yang akan menjewer Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nasir yang membebaskan warga Muhammadiyah menentukkan pilihan dalam Pemilihan Presiden seharusnya tidak patut dilontarkan. Pernyataan tersebut seharusnya bukanlah konsumsi publik.

Hal itu dinyatakan Pengamat politik yang juga Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti. Ray menilai akan berdampak pada terganggunya wibawa Haidar sebagai Ketua Umum yang tampak disetir dari eksternal Muhammadiyah.

"Itu mungkin bukan konsumsi publik ya, meskipun bocor. Kalau itu untuk dikonsumsikan publik sangat tidak patut itu kan," ujar Ray di D'Hotel, Jalan Sultan Agung, Jakarta, Rabu (21/11/2018).

"Pada tingkat tertentu, seperti pak Haidar ini bisa disetir oleh kekuatan dari luar kan kira-kira meskipun sama-sama Muhammadiyah. Ya pada tingkat tertentu mungkin membuat wibawa pak Haidar merasa terganggu. Tapi kalau memang dimaksud dari awal itu pernyataan Amin pernyataan publik, saya pikir pernyatann itu tidak patut, karena bagaimana pun seolah-olah membuat wibawa nama pak Haidar berkurang di mata masyarakat," kata dia.

Ray pun menceritakan ketika bersama-sama menjadi aktivis tahun 1998, Amien yang masih menjadi Ketua Umum PP Muhammadiyah tak pernah membawa-bawa organisasi yang dipimpinnya untuk mengkritik pemerintahan Presiden Soeharto.

Karena itu seharusnya Amien bersikap yang sama tak membawa-bawa Muhammadiyah di Pilpres 2019, seperti halnya sikap Amien ketika itu saat menggulingkan pemerintahan Soeharto.

"Pak Amien itu nggak pernah membawa nama Muhammadiyah, bahkan ketika itu dalam pososi Muhammadiyah ketika itu, beliau hanya figurnya, Amien Rais tokoh intelektual saat itu kebetulan Ketua PP Muhamadiyah, tapi dalam hal mengkritik pak Harto, melawan pak Harto beliau tidak pernah membawa Muhammadiyah. Saya pikir itulah sikap yang paling patut," kata dia.

Karena itu, dirinya menyerahkan hal tersebut kepada pengurus Muhammadiyah terkait pernyataan yang dilontarkan Amien.

"Biarkanlah organisasi ini menjawab sendiri tantangannya yang mereka alami. Jadi tidak perlu jewer menjewer. Menurut saya generasi itu mengerti apa yang mereka lakukan," tandasnya.

baca juga

Sebelumnya, Amien Rais meminta Muhammadiyah bersikap memilih calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2019. Jika tidak, Amien Rais akan menjewer Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir.

"Di tahun politik, tidak boleh seorang Haedar Nasir memilih menyerahkan ke kader untuk menentukan sikapnya di Pilpres. Kalau sampai seperti itu akan saya jewer," ujarnya di sela Tabligh Akbar dan Resepsi Milad ke-106 Masehi Muhammadiyah di Islamic Center Surabaya, Selasa (20/11/2018) kemarin.

Amien Rais menilai sikap Haedar Nasir bukan fatwa jika pimpinan menyerahkan sendiri-sendiri ke kader terhadap siapa suaranya akan diberikan. Sehingga dibutuhkan ketegasan demi terwujudnya pemimpin yang sesuai harapan.

"PP Muhammadiyah tidak boleh diam saja atau tidak jelas sikapnya untuk menentukan pemimpin bangsa ini di periode 2019-2024," kata Amien Rais.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Jokowi Berharap Muhammadiyah Tidak Terseret Politik Praktis

Kubu Jokowi Berharap Muhammadiyah Tidak Terseret Politik Praktis

News | Rabu, 21 November 2018 | 15:47 WIB

PPP: Pernyataan Amien Rais akan Jewer Haedar Rugikan Muhammadiyah

PPP: Pernyataan Amien Rais akan Jewer Haedar Rugikan Muhammadiyah

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:37 WIB

Sekjen PSI Ucap Istighfar dan Tanya Maksud Amien Rais Mau Jewer

Sekjen PSI Ucap Istighfar dan Tanya Maksud Amien Rais Mau Jewer

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:14 WIB

Pernyataan Amien Rais Jewer Ketum Muhammadiyah Dinilai Tak Pantas

Pernyataan Amien Rais Jewer Ketum Muhammadiyah Dinilai Tak Pantas

News | Rabu, 21 November 2018 | 10:39 WIB

Terkini

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:34 WIB

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB