Taufik Kurniawan Ikuti Mekanisme Pergantian Wakil Ketua DPR

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 21 November 2018 | 20:59 WIB
Taufik Kurniawan Ikuti Mekanisme Pergantian Wakil Ketua DPR
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan dikawal petugas menggunakan rompi orange usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat(2/11). [ANTARA FOTO/Wibowo Armando]

Suara.com - Taufik Kurniawan menyerahkan sepenuhnya proses pergantian jabatannya selaku Wakil Ketua DPR RI sesuai dengan mekanisme dan aturan pada Partai Amanat Nasional. Pergantian ini pasti akan dilakukan PAN dalam waktu dekat setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan oleh KPK kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.

"Barangkali gini, semua sudah diatur oleh mekanisme dan tatib (tata tertib). Saya ikuti tatib saja," kata Taufik Kurniawan usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2018).

Taufik pun menuturkan, secara pribadi tak masalah dengan pencopotan jabatannya tersebut. Sebab, ia tengah fokus menjalani kasus hukum yang tengah yang tengah menjeratnya.

"Saya masih konsentrasi ke masalah ini (kasusnya)," ujar Taufik.

Taufik Kurniawan ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen yang bersumber dari APBN tahun anggaran 2016, senilai Rp 100 miliar oleh KPK. Taufik diduga membantu bupati nonaktif Kebumen Yahya Fuad dalam pengurusan DAK Kabupaten Kebumen.

Hari ini Taufik kembali menjalani pemeriksaan di KPK dalam kapasitas sebagai tersangka. Penyidik KPK juga telah melakukan perpanjangan penahanan terhadap Taufik selama 40 hari ke depan, atau hingga 31 Desember 2018.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyebut DPP PAN bersikukuh segera mengganti posisi Taufik Kurniawan sebagai Wakil Ketua DPR RI. Partai yang diketuai Zulkifli Hasan ini akan mengirimkan surat pergantian kepada Pimpinan DPR pada masa sidang kedua tahun sidang 2018-2019 yang akan dimulai pada 21 November.

"Sampai hari ini Pimpinan DPR belum menerima secarik surat dari Fraksi PAN," kata Bambang di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu.

Untuk diketahui, Sekjen PAN Eddy Soeparno menyatakan surat itu akan segera disampaikan setelah masa reses berakhir dan ketika masa persidangan dimulai sehingga diharapkan di masa persidangan berikut, DPR sudah bisa mendapatkan Pimpinan DPR yang baru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Eggi Laporkan Grace, Untuk Mengembalikan Suasana Seperti Pilkada?

Eggi Laporkan Grace, Untuk Mengembalikan Suasana Seperti Pilkada?

News | Rabu, 21 November 2018 | 18:50 WIB

Periksa Wabup Bekasi, KPK Cek Perizinan Proyek Meikarta

Periksa Wabup Bekasi, KPK Cek Perizinan Proyek Meikarta

News | Rabu, 21 November 2018 | 18:25 WIB

Masa Penahanan Taufik Kurniawan Diperpanjang 40 Hari ke Depan

Masa Penahanan Taufik Kurniawan Diperpanjang 40 Hari ke Depan

News | Rabu, 21 November 2018 | 18:19 WIB

Usai Diperiksa KPK, Wabup Bekasi: Saya Tidak Tahu Urusan Meikarta

Usai Diperiksa KPK, Wabup Bekasi: Saya Tidak Tahu Urusan Meikarta

News | Rabu, 21 November 2018 | 17:09 WIB

Kubu Jokowi Berharap Muhammadiyah Tidak Terseret Politik Praktis

Kubu Jokowi Berharap Muhammadiyah Tidak Terseret Politik Praktis

News | Rabu, 21 November 2018 | 15:47 WIB

Terkini

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Monas-HI Bebas Kendaraan Selama Malam Takbiran, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 12:00 WIB

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

Studi Ungkap Nasib Puntung Rokok di Tanah Setelah 10 Tahun: Bisakah Terurai?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:21 WIB

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

50 Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta di H-1 Lebaran, Stasiun Mana yang Paling Padat?

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 11:00 WIB

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

Tradisi Lama, Salat Idulfitri di Gumuk Pasir Kretek Jadi Magnet Umat Muslim Jogja

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:46 WIB

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

Bukan Lagi Lokal! Begini Cara Muhammadiyah Tetapkan Hari Raya Islam Berlaku Sedunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:38 WIB

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

PP Muhammadiyah: Lebaran Beda Itu Biasa, Jangan Pertajam Perbedaan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 10:05 WIB

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

Khotbah Idulfitri Haedar Nashir: Peradaban Modern di Ambang Kehancuran Akibat Ulah 'Predator' Dunia

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 09:18 WIB

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Minta Tak Pertajam Perbedaan Idulfitri, Imbau Tokoh Agama Jaga Kesejukan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:59 WIB

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

Respons Dinamika Timur Tengah, Presiden Prabowo Pimpin Rapat Strategis Penghematan Energi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:36 WIB

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

Prabowo Pangkas Anggaran 'Akal-akalan' Rp308 Triliun: Jika Tak Dipotong, Ini ke Arah Korupsi

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 08:25 WIB