Usai Diperiksa KPK, Wabup Bekasi: Saya Tidak Tahu Urusan Meikarta

Dwi Bowo Raharjo | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 21 November 2018 | 17:09 WIB
Usai Diperiksa KPK, Wabup Bekasi: Saya Tidak Tahu Urusan Meikarta
Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja setelah menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi suap proyek Meikarta. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Wakil Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengklaim tidak pernah melakukan pembahasan soal proyek Meikarta di Cikarang, Jawa Barat, dengan Bupati Bekasi nonaktif yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka KPK, Neneng Hasanah. Pernyataan Eka disampaikan setelah dirinya rampung menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi untuk tersangka Billy Sindoro.

"Tidak ada. Kalau saya sih tidak terkait apa-apa. Saya juga tidak tahu urusan Meikarta," ucap Eka usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/11/2018).

Eka juga mengaku tak pernah mengenal Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro, tersangka pemberi suap kepada pejabat Kabupaten Bekasi.

"Oh,nggak ada. Saya nggak kenal mereka," kata Eka.

Selain itu Eka mengaku tidak mengetahui kalau petinggi Lippo Group sering melakukan pembahasan di kantor Bupati Neneng membahas perizinan Meikarta.

"Saya tidak tahu. Kebetulan saya di organisasi pemerintah daerah. Saya sebagai wakil bupati hanya diminta keterangannya sebagai saksi," kata Eka.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan 9 orang tersangka, yakni Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin dan Direktur Operasional Billy Sindoro. Kemudian, konsultan Lippo Group yaitu Taryadi (T) dan Fitra Djaja Purnama (FDP), serta Pegawai Lippo Group Henry Jasmen (HJ).

Selanjutnya, Kepala Dinas PUPR Bekasi Jamaludin (J), Kepala Dinas Damkar Bekasi Sahat ‎MBJ Nahar (SMN), Kepala Dinas DPMPTSP Bekasi Dewi Tisnawati (DT) serta Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi Neneng Rahmi (NR).

Neneng Hasanah beserta anak buahnya diduga menerima hadiah atau janji oleh para petinggi Lippo Group, terkait pengurusan perizinan proyek pembangunan Meikarta pada lahan seluas 774 hektare.

KPK menduga uang suap itu dibagi dalam tiga tahap pemberian. Bupati Neneng disebut baru mendapatkan Rp 7 miliar dari Lippo Group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan KPK Komitmen Tuntaskan Kasus Bank Century

Pimpinan KPK Komitmen Tuntaskan Kasus Bank Century

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:48 WIB

Pimpinan DPR Belum Terima Surat PAW Taufik Kurniawan

Pimpinan DPR Belum Terima Surat PAW Taufik Kurniawan

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:11 WIB

Integritas Anti Korupsi Pemprov Papua dan Polri Rendah

Integritas Anti Korupsi Pemprov Papua dan Polri Rendah

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:00 WIB

KPK Akan Periksa Ketua DPRD Labuhanbatu

KPK Akan Periksa Ketua DPRD Labuhanbatu

News | Rabu, 21 November 2018 | 13:00 WIB

KPK Panggil Wakil Bupati Bekasi Terkait Kasus Suap Izin Meikarta

KPK Panggil Wakil Bupati Bekasi Terkait Kasus Suap Izin Meikarta

News | Rabu, 21 November 2018 | 10:52 WIB

Terkini

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

Oknum Guru di Bengkayang Ditangkap, Polisi Dalami Kasus Kekerasan Seksual Anak

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 22:29 WIB

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

5 Hari Pencarian, Pemancing Tenggelam di Payangan Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:36 WIB

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

Prabowo Bahas Pengawasan Aliran Dana Bersama PPATK di Hambalang

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:14 WIB

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

Rencana Awal Berubah Jadi Pembunuhan Sekeluarga, Fakta Baru Kasus Rumbai Terungkap

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 21:00 WIB

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:22 WIB

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:11 WIB

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:03 WIB

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:57 WIB

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB