DPR Panggil Menhub Bahas Insiden Lion Air PK-LQP

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Kamis, 22 November 2018 | 14:35 WIB
DPR Panggil Menhub Bahas Insiden Lion Air PK-LQP
Rapat kerja Komisi V DPR RI bersama Menhub membahas jatuhnya pesawat Lion Air. (Suara.com/Muhammad Yasir)

Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menghadiri rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018). Budi datang untuk menjelaskan kasus jatuhnya pesawat Lion Air PK LQP di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018.

"Jadi hari ini nanti kita akan menjelaskan kepada Komisi V DPR tentang kejadian musibah Lion dan beberapa hal yang sudah kita lakukan," tutur Budi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Budi mengungkapkan, saat ini dunia penerbangan di Indonesia sedang mengalami anomali. Di mana menurutnya, di satu sisi sedang mendapat apresiasi namun di sisi lain kemudian muncul kecelakaan.

"Tapi apapun saya terima kasih kepada DPR yang mengundang kami untuk membei penjelasan. Karena DPR adalah wakil rakyat dan apa yang jadi penjelasan kita bisa disampaikan dengan tepat," tuturnya.

"Musibah ini tentu tidak kita harapkan terjadi, terjadi di pagi hari dan menewaskan sejumlah penumpang yang banyak. Sekali lagi saya sampaikan duka cita mendalam semoga khusnul khitomah," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis mengatakan, rapat kerja Komisi V DPR RI akan membahas beberapa agenda. Pertama yakni membahas terkait bagaimana rekomendasi perbaikan penerbangan Indonesia selama beberapa tahun ini.

"Pasti kita minta penjelasan dari pak menteri berkaitan dengan hasil rekomendasi ya dari KNKT terhadap semua komponen penerbangan kita. Termasuk Kemenhub, maskapai penerbangan, airnav dan sebagainya. Ada beberapa rekomendasi-rekomendasi yang masih belum ditindaklanjuti. Kita tugaskan KNKT untuk lakukan investigasi, tapi kita harap rekomendasi-rekomendasi dapat ditindaklanjuti oleh semua komponen," tutur Fary.

Selain itu, Komisi V DPR RI akan mendiskusikan mengenai tren kecelakaan pesawat. Sebab, Fary mengungkapkan saat ini telah terjadi peningkatan tren angka kecelakaan sejak tahun 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

100 Ahli Waris Korban Lion Air Jatuh Terima Santunan Jasa Raharja

100 Ahli Waris Korban Lion Air Jatuh Terima Santunan Jasa Raharja

Bisnis | Kamis, 22 November 2018 | 13:20 WIB

Tak Terima Proyek LRT Dihentikan Sementara, Dirut ADHI Temui BKS

Tak Terima Proyek LRT Dihentikan Sementara, Dirut ADHI Temui BKS

Bisnis | Kamis, 22 November 2018 | 10:31 WIB

DPR Panggil Menhub dan KNKT Bahas Jatuhnya Lion Air

DPR Panggil Menhub dan KNKT Bahas Jatuhnya Lion Air

DPR | Kamis, 22 November 2018 | 10:09 WIB

WN Italia Jadi Korban Lion Air, Jasa Raharja Telisik Ahli Waris

WN Italia Jadi Korban Lion Air, Jasa Raharja Telisik Ahli Waris

News | Kamis, 22 November 2018 | 01:15 WIB

Keluarga Korban Lion Air Bakal Diberikan Santunan Rp 4,9 M

Keluarga Korban Lion Air Bakal Diberikan Santunan Rp 4,9 M

Bisnis | Rabu, 21 November 2018 | 20:41 WIB

Terkini

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

BPS: Angka Pengangguran di Jakarta Capai 334 Ribu

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:38 WIB

Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana

Dipolisikan 40 Ormas Islam, Ade Armando Tantang Balik: Tunjukkan Bukti di Video Mana

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:16 WIB

Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!

Polda Kalsel Minta Maaf, AKBP Viral Merokok Sambil Nyetir Langsung Diperiksa Propam!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:14 WIB

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

Melayani Sepenuh Hati, Pegadaian Raih Penghargaan Top CX Brand Award 2026

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:13 WIB

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

DJKI Hadirkan Layanan KI di MPP Jakarta, Permudah Akses dan Pendampingan Masyarakat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:08 WIB

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

Terungkap Alasan Ade Armando Cabut dari PSI: Jangan Serang Partai Gara-gara Saya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:05 WIB

Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat

Tambahan TKD Rp10,6 Triliun Tuntas Disalurkan, Pemulihan Pasca Bencana Melaju Pesat

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:04 WIB

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

Ledakan Tambang Batu Bara Kolombia Tewaskan 9 Pekerja Akibat Akumulasi Gas Metana Mematikan

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:50 WIB

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

Cuan di Tengah Banjir Kembangan Jakbar: Modal Gerobak, Agus Raup Rp800 Ribu Cuma dalam 3 Jam!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:47 WIB

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

PKB Buka Suara soal Ambang Batas Parlemen: Fleksibel soal Angka, Asal Suara Rakyat Tak Hilang

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 16:40 WIB