Capaian Kinerja 4 Tahun Ditjen PSP Kementerian Pertanian

Dythia Novianty

Jum'at, 23 November 2018 | 16:28 WIB
Capaian Kinerja 4 Tahun Ditjen PSP Kementerian Pertanian
Irigasi tersier Ferocemen. [Dok. Kementan]

Suara.com - Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian selama empat tahun terakhir (tahun 2015 – 2018), telah menjalankan berbagai program yang difokuskan untuk mendukung pembangunan empat sub sektor komoditas pertanian yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan peternakan.

"Kegiatan yang telah dilaksanakan Ditjen PSP ini cenderung memberikan dampak pada peningkatan produktivitas dan peningkatan indeks pertanaman (IP). Sehingga diharapkan mampu memberikan peningkatan pendapatan dan kesejahteraan bagi petani," ujar Dirjen PSP Pending Dadih Permana.

Dukungan yang diberikan berupa pengembangan dan pengelolaan air secara efektif dan efisien untuk kegiatan pertanian berkelanjutan, pengembangan sistem pembiayaan usaha pertanian yang fleksibel dan sederhana.

Selain itu, Ditjen PSP juga mendukung pengembangan sistem mekanisasi pertanian melalui kebijakan pengembangan, pengawasan dan kelembagaan alat dan mesin pertanian yang sesuai dengan arah pembangunan pertanian, dan pengembangan pemanfaatan lahan rawa melalui kegiatan optimasi lahan rawa dan rawa pasang surut.

Ditjen PSP juga melakukan rehabilitasi jaringan irigasi, irigasi perpompaan serta pengembangan embung/ dam parit/ long storage dalam Pengembangan dan Pengelolaan Air Irigasi.

Ilustrasi perjuangan. [Dok. Kementan]
Ilustrasi perjuangan. [Dok. Kementan]

"Dalam kurun waktu 2015 – 2018 (angka realisasi per 5 November 2018) telah dilaksanakan program rehabilitasi jaringan irigasi seluas 3,12 juta hektar," jelas Pending Dadih.

Kegiatan ini mampu meningkatkan indeks pertanaman (IP) rata-rata 0,5 dari kondisi awal. Realisasi terbanyak terjadi pada tahun 2015 yang mencapai 2,45 juta hektar.

Kegiatan ini mampu mempertahankan produksi padi sebanyak 16,36 juta ton. Namun, apabila peningkatan IP 0,5 terpenuhi akibat dari kegiatan ini, maka akan terjadi peningkatan produksi sebanyak 8,18 juta ton.

"Sehingga total produksi padi selama 5 tahun pada area yang terdampak kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi mencapai 24,37 juta ton," jelasnya.

baca juga

Irigasi Perpompaan juga telah ditingkatkan selama 3 tahun terakhir (2016 – 2018). Total kegiatan irigasi perpompaan selama 3 tahun sebanyak 2.978 unit (2018 angka realisasi per 5 November 2018). Estimasi luas layanan per unit seluas 20 hektar, maka luas areal yang dapat diairi saat musim kemarau seluas 59,78 ribu hektar.

"Jika berdampak pada penambahan IP 0,5, maka akan terjadi penambahan luas tanam 29,78 ribu hektar, dan penambahan produksi 154,85 ribu ton," tambahnya.

Pengembangan embung, dam parit, long storage dalam 4 tahun terakhir (2015 – 2018) mencapai 2.956 unit (2018 angka realisasi per 5 November 2018). Estimasi luas layanan dari embung, dam parit, long storage seluas 25 ha, maka potensi akan mampu memberikan dampak pertanaman seluas 73,90 ribu hektar.

"Bila dapat memberikan dampak kenaikan IP 0,5, maka potensi penambahan produksi pertanaman mencapai 384,28 ribu ton," lanjut Pending Dadih.

Selama ini, Ditjen PSP telah menyalurkan bantuan alsintan tidak kurang dari 350 ribu unit, yang terdiri dari traktor roda dua, traktor roda empat, pompa air, rice transplanter, cooper, cultivator, exavator, hand sprayer, implemen alat tanam jagung dan alat tanam jagung semi manual.

Pada tahun 2015 penerapan alsintan yang disalurkan sebanyak 54.083 unit, pada tahun 2016 sebanyak 148.832 unit, pada tahun 2017 sebanyak 82.560 unit, dan pada tahun 2018 sebanyak 112.525 unit. Alsintan tersebut telah diberikan kepada kelompok tani/gabungan kelompok tani, UPJA dan brigade alsintan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darmin Nasution Murka ke Kementan soal Data Beras Sering Meleset

Darmin Nasution Murka ke Kementan soal Data Beras Sering Meleset

Bisnis | Kamis, 20 September 2018 | 10:30 WIB

Mentan Kasih Daftar Hitam 5 Importir Bawang Bawang Merah

Mentan Kasih Daftar Hitam 5 Importir Bawang Bawang Merah

Bisnis | Jum'at, 22 Juni 2018 | 12:26 WIB

Kinerja Buruk, 1.295 Pejabat Kementan Dibongkar Amran

Kinerja Buruk, 1.295 Pejabat Kementan Dibongkar Amran

Bisnis | Senin, 21 Mei 2018 | 14:03 WIB

Siapa Bilang Kritis, Pedagang PIBC Pastikan Stok Beras Aman

Siapa Bilang Kritis, Pedagang PIBC Pastikan Stok Beras Aman

Bisnis | Kamis, 08 Februari 2018 | 11:50 WIB

Lahan Pertanian Menyusut, Produksi Beras Sragen Tetap Tinggi

Lahan Pertanian Menyusut, Produksi Beras Sragen Tetap Tinggi

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2018 | 17:51 WIB

Mentan Akui Turunkan Harga Daging Sapi Tidak Mudah

Mentan Akui Turunkan Harga Daging Sapi Tidak Mudah

Bisnis | Minggu, 12 Juni 2016 | 10:09 WIB

Terkini

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:42 WIB

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:25 WIB

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:40 WIB

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

Prahara Internal PBNU, Menakar Jejak Konflik KH Miftahul Akhyar dari Surabaya hingga Pusat

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 15:05 WIB

×