Ojek Online ke Prabowo: Ini Pekerjaan Mulia, Bukan Haram

Pebriansyah Ariefana

Senin, 26 November 2018 | 11:38 WIB
Ojek Online ke Prabowo: Ini Pekerjaan Mulia, Bukan Haram
Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto di Istora Senayan, kamis (22/11/2018). [Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari]

Suara.com - Puluhan ojek online berdemo memprotes pernyataan Calon Presiden Prabowo Subianto, di Ponorogo, Jawa Timur, Senin (26/11/2018). Mereka beriak jika pekerjaannya itu bukan pekerjaan haram.

Koordinator Aksi, Ferditama Prakoso mengatakan, protes mereka sangat jelas, yaitu tidak terima dengan penggunaan profesi pengemudi ojek online sebagai contoh dalam pidato Prabowo. Pernyataan Prabowo dinilai merendahkan martabat pekerjaan yang saat ini menurut mereka bisa menopang ekonomi keluarga mereka.

Orasi para pengemudi ojol ini bercampur sumpah serapah. Bahkan beberapa kali mereka mengungkit hinaan Prabowo terhadap warga Boyolali. Mereka juga mempertanyakan ketuntasan pendidikan Prabowo di bangku sekolah dan di ilmu agama sehingga menurut mereka Prabowo begitu mudahnya merendahkan martabat rakyatnya.

Ferdi menyatakan, protes mereka kali ini bukan berarti ada dukungan terhadap capres yang lain. Sebab menurut lelaki 25 tahun yang lulusan S1 perguruan tinggi swasta ini, aksi ini bukan untuk dukung mendukung. Tapi lebih ditekankan untuk mengingatkan siapapun pemimpin atau calon pemimpin untuk lebih bijaksana dalam mengeluarkan pernyataan di depan masyarakat.

“Kawan-kawan ojeker online di Ponorogo ini meminta agar Prabowo meminta maaf kepada kami dan seluruh pekerja ojek online. Ini pekerjaan yang mulia, bukan haram,” ujarnya.

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden pasangan Prabowo, Sandiaga Uno memastikan Prabowo tidak bermaksud menghina profesi sopir ojek online. Sebaliknya kata Sandiaga, Prabowo menginginkan pemuda memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang berkualitas.

Sandiaga menegaskan, tidak ada maksud dari Prabowo untuk merendahkan profesi ojek online. Dirinya mengatakan, semua pekerjaan di Indonesia pasti dianggap layak apabila halal. Oleh sebab itu, Sandiaga Uno malah ingin membantu agar para sopir ojek online bisa menjadi pencipta lapangan pekerjaan, bukan hanya pencari lapangan kerja.

Untuk diketahui, Prabowo mengakui sedih saat melihat ada meme yang merendahkan perjalanan karier anak bangsa. Dalam meme itu, yang dilihat Prabowo ialah jalur karier anak bangsa yang berawal dari sekolah dasar namun berakhir menjadi sopir ojek.

Prabowo mengakui tak senang melihat meme itu, sehingga mendorongnya untuk mengubah kondisi kesejahteraan anak-anak Indonesia. Pasalnya, Prabowo ingin melihat pemuda Indonesia memiliki pekerjaan yang cemerlang seperti menjadi pengusaha, pilot, atau pekerjaan lain. (BeritaJatim.com)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Giliran Tukang Ojek Online Merasa Dihina Prabowo

Giliran Tukang Ojek Online Merasa Dihina Prabowo

News | Senin, 26 November 2018 | 11:29 WIB

Alasan Kubu Prabowo-Sandiaga Boikot Metro TV

Alasan Kubu Prabowo-Sandiaga Boikot Metro TV

News | Senin, 26 November 2018 | 09:12 WIB

Demokrat Dukung BPN Prabowo Boikot Metro TV

Demokrat Dukung BPN Prabowo Boikot Metro TV

News | Senin, 26 November 2018 | 07:53 WIB

Bikin Haru: Begini Cara Ojol Penumpang Penyandang Disabilitas

Bikin Haru: Begini Cara Ojol Penumpang Penyandang Disabilitas

Otomotif | Minggu, 25 November 2018 | 20:45 WIB

Ma'ruf Amin Tepis Curhat Prabowo Jika Pendukungnya Diancam

Ma'ruf Amin Tepis Curhat Prabowo Jika Pendukungnya Diancam

News | Minggu, 25 November 2018 | 20:23 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×