Misteri Kejanggalan Kematian Eks Gadis Sampul yang Dinikahi Ibas

Reza Gunadha

Senin, 26 November 2018 | 20:56 WIB
Misteri Kejanggalan Kematian Eks Gadis Sampul yang Dinikahi Ibas
Kontrakan tempat dokter RSUD dr Adjidarmo ditemukan tewas tepat di atas Indomaret. [BantenHits.com/ Fariz Abdullah]

Suara.com - Penyebab pasti kematian Archi Cherrya Oktiandini (25), dokter muda yang tengah mengandung anak pertama, urung diumumkan ke publik.

Alih-alih mengumumkan, jajaran Polres Lebak bungkam seribu bahasa. Upaya konfirmasi awak media tak pernah direspons.

Indomaret di Jalan Iko Jatmiko, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, hingga Minggu, 25 November 2018 masih terpasang garis polisi.

Sejak peristiwa tewasnya dr Archi Cherrya Oktiandini (25), Sabtu 17 November 2018, Indomaret tak beroperasi.

Wartawan BantenHits—jaringan Suara.com Fariz Abdullah melakukan penelusuran untuk menyingkap fakta terkait kematian dokter muda mantan model sampul Majalah Gadis dan presenter televisi swasta ini.

Salah seorang pegawai Indomaret yang minta namanya dirahasiakan mengungkap, kejadian berawal saat pukul 08.00 WIB.

Listrik di sekitar Jalan Iko Jatmiko padam. Pegawai Indomaret pun menyalakan genset. Sekitar pukul 10.00 WIB genset juga padam lantaran kehabisan bahan bakar.

“Setelah habis bahan bakar Indomaret tutup, ketika ditutup tidak lama kita semua yang berada di dalam toko merasa mual dan pusing, kita juga tidak tahu kalau didalam kontrakan ada penghuninya,” katanya.

Menurutnya, setelah merasakan mual dan pusing pegawai yang berada didalam toko langsung dilarikan ke RSUD dr. Adjidarmo untuk mendapatkan penanganan medis.

baca juga

“Kita sudah sesuai SOP menyalakan genset di luar ruangan dan biasanya juga kalau menyalakan genset letak genset selalu tidak berubah, saat genset padam juga tidak keluar asap ataupun bau lainnya, biasa saja tapi tiba-tiba pusing,” jelasnya.

Sementara, Joni, salah seorang pedagang parfum yang berada tepat di depan Indomaret dan kamar kosan korban menuturkan, saat kejadian tak ada fenomena yang tak lazim di lokasi kejadian.

Dokter Archi Cherrya Oktiandini saat menikah dengan Farizky Baskoro alias Ibas. [Bantenhits/ Instagram/ dr Archi Cherrya Oktiandini]
Dokter Archi Cherrya Oktiandini saat menikah dengan Farizky Baskoro alias Ibas. [Bantenhits/ Instagram/ dr Archi Cherrya Oktiandini]

Satu-satunya peristiwa yang menjadi pusat perhatian bersama adalah aliran listrik yang mati saat itu.

“Jadi tak ada jeritan, asap atau kegaduhan,” ungkapnya.

Perempuan kelahiran 7 Oktober 1993 ini dikenal sebagai sosok yang ceria, pantang menyerah, bahkan ulet dalam meraih cita-cita yang diimpikannya.

Archi mulai mengenyam pendidikan di SDN 4 Pandeglang selama 6 tahun kemudian beranjak ke SMP Islam Al-Azhar 11 Serang dan meneruskan ke SMAN 1 Kota Serang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurir Pembawa 2 Karung Narkoba di Kapal Nelayan Jaringan Taiwan

Kurir Pembawa 2 Karung Narkoba di Kapal Nelayan Jaringan Taiwan

News | Senin, 26 November 2018 | 14:01 WIB

Kampung di Tangerang Berubah Gara-gara Pohon Dewa

Kampung di Tangerang Berubah Gara-gara Pohon Dewa

News | Rabu, 21 November 2018 | 14:54 WIB

Kisah Dokter Cantik, Dinikahi Ibas hingga Tewas di Sabtu Nahas

Kisah Dokter Cantik, Dinikahi Ibas hingga Tewas di Sabtu Nahas

News | Selasa, 20 November 2018 | 13:29 WIB

2 Anak Ditawari Main PlayStation, Syaratnya Mau Disodomi

2 Anak Ditawari Main PlayStation, Syaratnya Mau Disodomi

News | Selasa, 20 November 2018 | 09:59 WIB

Terkini

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

Kualitas Udara Jakarta Tak Sehat Minggu Pagi, Masuk Tiga Besar Terburuk di Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Cetak Sejarah Dunia Bantu Padamkan Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Karhutla 400 Hektare di Kaltim Didominasi Lahan Mineral, BNPB: Sawit Belum Masif

Kaltim | Minggu, 13 September 2026 | 10:05 WIB

×