Duka 6 ABK Asal Indonesia yang Ditelantarkan di Senegal

Reza Gunadha | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Senin, 26 November 2018 | 23:32 WIB
Duka 6 ABK Asal Indonesia yang Ditelantarkan di Senegal
Anak buah kapal (ABK) asal Indonesia terlatar di Dakkar, Senegal. Nahasnya, 6 orang ABK tersebut dalam kondisi tak memiliki tempat tinggal dan persedian keuangan yang menipis untuk makan sehari-hari. [dok.abk]

Suara.com - Sebanyak 6 anak buah kapal asal Indonesia terlatar di Dakkar, Senegal. Mereka tak memiliki tempat tinggal dan persedian keuangan yang menipis untuk makan sehari-hari.

Tak hanya terlantar, keenam ABK asal Indonesia yang bekerja untuk PT Bahtera Agung Samudera itu juga mengalami kecelakaan saat bekerja di kapal.

Febri Setiawan, salah satu ABK yang bekerja untuk kapal tersebut mengalami luka sobek di tangan kanannya saat bekerja.

Dirinya menuding, PT Bahtera Agung Samudera tak memunyai standar prosedur operasional keamaan saat bekerja.

"Saya bekerja di bagian ruang pendingin. Tidak ada sama sekali pakaian khusus untuk saya. Tahu sendirilah ya, di dalam frezeer itu dinginnya luar biasa. Saya sudah berkali-kali bilang ke kapten kapal untuk memberikan saya pakaian khusus. Tapi tidak ada respons dari kapten," ujar Febri kepada Suara.com, Selasa (26/11/2018).

Selain Febri, ada satu ABK yang mengalami sobek tangan seperti dirinya. Nagasnya, kebutuhan medis tak disediakan dan para ABK mengobati dirinya sendiri.

"Teman saya ada yang tangannya itu sobek, tidak ada bantuan medis di kapal. Tidak ada pengobatan, kami obati sendiri dengan obat seadanya. Sampai bengkak, biru jarinya," jelasnya.

Setelah ada di Senegal, Febri mengatakan  ia dan kelima kawannya sehari-hari tidur di jalanan dan berharap belas kasih dari orang-orang yang menjumpai mereka.

Meski telah menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Senegal, tak ada respons dari instasi tersebut.

"Kami tidak dapat tempat tinggal di sini. Kami sudah bilang ke KBRI, mereka lepas tangan. Ya kami tidur di jalan mas, berharap belas kasih," tukasnya.

"Semua ABK yang berangkat nonpengalaman, perlengkapan kerja tidak disediakan oleh PT, parahnya, kami tidur satu kamar dengan seekor anjing kurang lebih dua bulan," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Enam ABK Indonesia Ditelantarkan di Senegal, Tidur Bareng Anjing

Enam ABK Indonesia Ditelantarkan di Senegal, Tidur Bareng Anjing

News | Senin, 26 November 2018 | 20:37 WIB

Balon Airbag Kapal Meledak, Puluhan Pekerja PT MOS Luka-luka

Balon Airbag Kapal Meledak, Puluhan Pekerja PT MOS Luka-luka

News | Sabtu, 24 November 2018 | 19:55 WIB

Agen Jadi Penyebab 12 ABK Indonesia Terlantar di Senegal

Agen Jadi Penyebab 12 ABK Indonesia Terlantar di Senegal

News | Rabu, 26 September 2018 | 11:22 WIB

Alami Kekerasan, 2 ABK Terlantar di Senegal Pulang ke Tanah Air

Alami Kekerasan, 2 ABK Terlantar di Senegal Pulang ke Tanah Air

News | Rabu, 26 September 2018 | 10:37 WIB

Terkini

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:09 WIB

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:41 WIB

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:18 WIB

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:15 WIB

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:08 WIB

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM

News | Senin, 04 Mei 2026 | 22:07 WIB

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:56 WIB

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:37 WIB

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK

News | Senin, 04 Mei 2026 | 21:31 WIB