Petani Garam di Serang Tertipu Oknum Pejabat KKP Rp 546 Juta

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 27 November 2018 | 13:52 WIB
Petani Garam di Serang Tertipu Oknum Pejabat KKP Rp 546 Juta
Merasa tertipu sejumlah petani garam di Kabupaten Serang melaporkan oknum pejabat KKP ke polisi. (Foto: Wahyu/Bantennews.co.id)

Suara.com - Sejumlah petani garam asal Desa Domas, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten mengaku telah ditipu oleh seseorang yang mengaku sebagai pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan. Para petani mengaku mengalami kerugian sebesar 546 juta rupiah.

Salah satu petani garam Amrullah mengungkapkan, kasus penipuan itu bermula saat dirinya kedatangan kunjungan dari rombongan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serang pada 31 Juli 2018. Pemerintah mengapresiasi hasil garam di wilayah Lontar.

“Setelah itu Pak Budi Kepala Dinas Kelautan Serang datang lagi 3 Agustus 2018 dengan membawa oknum KKP Bu Ani yang mengaku sebagai bagian permodalan di wilayah Serang," ujar Amrullah kepada wartawan di Mapolres Serang, Senin (26/11/2018) kemarin.

Setelah mengenal Ani, Amrul lalu komunikasi dengan Ani melalui telepon yang didapat dari Kadis Kelautan Serang.

"Memang Pak Budi hanya menjembatani aja. Saya kenal dari beliau,” katanya seperti dilansir Bantennews.co.id.

Kemudian Ani merekomendasikan para petani ke Rojak alias haji Fadil yang mengaku sebagai pegawai KKP. Setelah berkenalan dengan Rojak muncul kesepakatan hasil garam petani akan dibeli oleh Rojak atas rekomendasi Ani.

Rojak membeli garam dengan harga Rp 2.200 per killogram. Keduanya sepakat pembayaran akan dilakukan setiap 20 ton pengiriman.

“Yang sudah dibawa 248 ton kalau dirupiahkan Rp 546 juta tapi sampai saat ini belum dibayarkan ke kami. Kami dirugikan pada waktu panen harusnya kami sudah bisa menikmati. Namun saat ini tidak bisa beroprasi,” katanya.

Amrul dan para petani garam pun tidak merasa curiga karena dikenalkan oleh pejabat. Kini kasus ini pun sudah dilaporkan ke Polres Serang.

"Total cuma ada pembayaran operasional transportasi saja sekitar 16 juta," ujarnya lagi.

Ia menyampaikan, masalah ini sempat akan diselesaikan dengan kekuargaan. Namun tidak ada itikad baik dari terlapor.

“Pernah ketemu di Ciruas, kita bawa ke Polsek Ciruas tapi dia malah melaporkan kami kasus pengeroyokan,” imbuh Amrullah. (Bantennews.co.id)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berharap Dinikahi Polisi, Jalan Cinta Guru Madiun Berakhir Pilu

Berharap Dinikahi Polisi, Jalan Cinta Guru Madiun Berakhir Pilu

News | Selasa, 27 November 2018 | 11:56 WIB

Tergiur Rumah Subsidi, Ratusan Warga Tertipu Pengembang Bodong

Tergiur Rumah Subsidi, Ratusan Warga Tertipu Pengembang Bodong

News | Selasa, 27 November 2018 | 10:55 WIB

Berawal di Warkop, Intel Gadungan Tipu Guru SMK Selama 2 Tahun

Berawal di Warkop, Intel Gadungan Tipu Guru SMK Selama 2 Tahun

News | Senin, 26 November 2018 | 18:59 WIB

Kepincut Polisi Gadungan, Harta Guru Wanita di Madiun Dikuras

Kepincut Polisi Gadungan, Harta Guru Wanita di Madiun Dikuras

News | Senin, 26 November 2018 | 15:26 WIB

Ngaku Bisa Meramal, WN Cina Tipu Warga Sumsel Rp 550 Juta

Ngaku Bisa Meramal, WN Cina Tipu Warga Sumsel Rp 550 Juta

News | Jum'at, 23 November 2018 | 21:40 WIB

Terkini

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:31 WIB

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:05 WIB

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB