KPK Mau OTT Tiap Hari, Sandiaga: Korupsi Indonesia Tak Turun

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 28 November 2018 | 14:32 WIB
KPK Mau OTT Tiap Hari, Sandiaga: Korupsi Indonesia Tak Turun
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno sepakat kalau tradisi korupsi di Indonesia sudah memasuki stadium empat. Dirinya pun miris saat mendengar adanya Operasi Tangkap Tangan atau OTT yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK hampir setiap hari.

Sebelumnya, pernyataan kalau korupsi di Indonesia sudah dalam keadaan kritis disampaikan oleh Capres nomor urut 02 Prabowo. Sepakat dengan ucapan Prabowo, Sandiaga mengatakan kalau tingkat korupsi di Indonesia sama sekali tidak menunjukkan penurunan.

"Saya juga miris dengarnya itu, ada yang berikan informasi kalau KPK mau OTT tiap hari, pasti kena. Berarti kan ini masih berjalan terus. Ini nggak ada sama sekali menurunnya tingkat korupsi kita," kata Sandiaga di kawasan Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018).

Sandiaga pun menilai penyebab dari tingginya angka tindakan korupsi di Indonesia yang dilakukan oleh mayoritas kepala daerah disebabkan tingginya ongkos politik.

"Saya lihat rata-rata yang kepala daerah itu rata-rata korupsinya karena baru habis Pilkada, berutang, ingin mengembalikan utangnya akhirnya menggunakan kebijakan, seperti itu," ujarnya.

Sandiaga menuturkan hal tersebut juga menjadi konsentrasi Prabowo - Sandiaga di Pilpres 2019 untuk mencari cara agar bisa memutus rantai korupsi di kalangan kepala daerah.

Salah satu cara yang menurutnya bisa mendukung penghilangan budaya korupsi Indonesia dengan cara mengatur ulang regulasi dari segi pemilihan kepala daerah agar tidak menyedot tingginya biaya yang mendesak para kepala daerah untuk melakukan korupsi.

"Ini yang harus kita bersama-sama dan bukan hanya pemerintah tapi juga dunia usaha, aktivis anti korupsi, semua duduk sama-sama regulasi seperti apa yang kita perlu ubah supaya kita bisa cegah korupsi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia sudah masuk darurat korupsi karena dari pejabat negara kalangan anggota dewan dan menteri hingga hakim tertangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurut dia, isu utama di Indonesia saat ini adalah persoalan korupsi yang sudah menjalar ke semua lapisan pejabat sehingga harus segera diatasi.

"Isu utama di Indonesia sekarang adalah maraknya korupsi, yang menurut saya sudah seperti kanker stadium empat," ujarnya saat menjadi pembicara utama dalam acara "The World in 2019 Gala Dinner" yang diselenggarakan oleh majalah The Economist di Hotel Grand Hyatt Singapura, Selasa (28/11/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon: Lawan Politik Tuduh Prabowo Dukung Penjajahan Israel

Fadli Zon: Lawan Politik Tuduh Prabowo Dukung Penjajahan Israel

News | Rabu, 28 November 2018 | 12:43 WIB

PN Jakarta Selatan Belum Pastikan Hakimnya Ditangkap KPK

PN Jakarta Selatan Belum Pastikan Hakimnya Ditangkap KPK

News | Rabu, 28 November 2018 | 12:34 WIB

Demi Pencitraan, Sandiaga Ubah Panggilan Istri Jadi Emak Nur

Demi Pencitraan, Sandiaga Ubah Panggilan Istri Jadi Emak Nur

News | Rabu, 28 November 2018 | 12:29 WIB

Muuaacchh... Sandiaga Kecup Mpok Nur di Masjid saat Ulang Tahun

Muuaacchh... Sandiaga Kecup Mpok Nur di Masjid saat Ulang Tahun

News | Rabu, 28 November 2018 | 12:02 WIB

KPK Sita Duit 45 Ribu Dolar Singapura di OTT Hakim PN Jaksel

KPK Sita Duit 45 Ribu Dolar Singapura di OTT Hakim PN Jaksel

News | Rabu, 28 November 2018 | 10:38 WIB

Terkini

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

Iran Klaim Berhasil Tembak Jatuh Jet Tempur Siluman F-35 Milik AS

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:20 WIB

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

H-1 Lebaran, Pemprov DKI Klaim Harga Pangan Terkendali, Cabai Rawit 'Pedas' Tembus Rp115 Ribu

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:10 WIB

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

KCIC Beri Diskon Tiket Whoosh hingga Rp100 Ribu Selama Mudik Lebaran 2026

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:37 WIB

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

Krisis Lebanon Memanas: Korban Tewas Akibat Serangan Israel Lampaui 1.000 Jiwa

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:30 WIB

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

Iran Tegaskan Tak Ada Negosiasi dengan AS, Negara yang Bantu Serangan Akan Dianggap Musuh

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:24 WIB

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

PDIP Bukan Gangguan, Pertemuan Prabowo-Megawati Disebut Jadi Kunci Stabilitas Pemerintahan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:22 WIB

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

Ribuan Personel Siaga, Polda Metro Imbau Takbiran Tanpa Konvoi dan Arak-arakan

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:12 WIB

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

Arus Mudik 2026, Lalu Lintas Tol SurabayaMojokerto Naik 25,3 Persen

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:57 WIB

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

BGN Wajibkan Pemantauan Limbah MBG Tiap Tiga Bulan, Tekankan Aspek Lingkungan dan Higienitas

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:46 WIB

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

KPK Soroti Pola Berulang Korupsi Kepala Daerah

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 14:13 WIB