Polri Fokus Selamatkan Korban Penembakan di Trans Papua yang Masih Hidup

Pebriansyah Ariefana, Walda Marison

Selasa, 04 Desember 2018 | 11:57 WIB
Polri Fokus Selamatkan Korban Penembakan di Trans Papua yang Masih Hidup
Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (10/8/2018). [Suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Kepolisian Indonesia menyatakan berfokus menyelamatkan pekerja proyek jembatan Trans Papua yang menjadi korban penembakan di Trans Papua di kawasan Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua. Mabes Polri pun sudah mengkonfirmasi kejadian itu benar menewaskan pekerja di sana.

Kadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol M Iqbal mengatakan sampai kini Polri dan TNI tengah ke lokasi penembakan. Dia belum mendapatkan informasi detail soal penembakan itu.

"Tugas prioritas adalah menyelamatkan korban yang masih hidup," kata Iqbal di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (4/12/2018).

Iqbal mengatakan sampai kini jumlah korban tewas akibat penembakan itu masih simpang siur. Datanya 24 dan 31 orang tewas.

"Mengecek apakah angka yang sudah tersebar di media-media itu benar atau tidak," kata Iqbal.

Sampai kini Aparat TNI-Polri dikerahkan untuk mengevakuasi korban pembunuhan sebanyak 24 pekerja pembangunan jalan dan jembatan Trans Papua di Distrik Yall, Kabupaten Nduga, Papua, Selasa (4/12/2018). Puluhan pekerja itu diduga dibunuh kelompok bersenjata pada Minggu (2/12/2018).

Penyebab pembunuhan terhadap karyawan PT Istaka yang sedang melakukan pembangunan jembatan masih misterius.

Sementara itu, data yang dihimpun menyebutkan bahwa Pdt. Wilhelmus Kogoya, tokoh gereja di Distrik Yigi, telah melaporkan kasus pembunuhan di Kali Yigi dan Kali Aorak Distrik Yall Kabupaten Nduga menewaskan 24 tukang.

Dari laporan tersebut, terungkap dua pekerja selamat setelah berhasil melarikan diri. Mereka kini di Distrik Mbua. Sementara itu, delapan lainnya di Distrik Yal diselamatkan keluarga Alimi Gwijangge yang menjabat Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Nduga. Mereka dibawa ke Distrik Koroptak dalam keadaan selamat.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM

Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM

Bisnis | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:49 WIB

8 Orang Dikabarkan Sempat Selamat saat Penembakan di Trans Papua

8 Orang Dikabarkan Sempat Selamat saat Penembakan di Trans Papua

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:47 WIB

Anggota DPRD Nduga: Penembak Pekerja Trans Papua Kelompok Egianus Kogoya

Anggota DPRD Nduga: Penembak Pekerja Trans Papua Kelompok Egianus Kogoya

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:33 WIB

Penembakan di Trans Papua, Polisi Siapkan Peti Mati dan Mobil Jenazah

Penembakan di Trans Papua, Polisi Siapkan Peti Mati dan Mobil Jenazah

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:20 WIB

Daftar Nama 24 Pekerja Trans Papua yang Dibunuh Kelompok Bersenjata

Daftar Nama 24 Pekerja Trans Papua yang Dibunuh Kelompok Bersenjata

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:18 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×