Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM

Bangun Santoso Suara.Com
Selasa, 04 Desember 2018 | 11:49 WIB
Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM
Jalan Trans Papua Habema-Mbua. [Dok Kementerian PUPR]

Suara.com - Insiden pembunuhan puluhan pekerja Jalan Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua mewarnai pembangunan megaproyek jalan di daerah timur Indonesia itu. Dari informasi, setidaknya ada 24 pekerja yang tewas dibunuh.

Insiden pembunuhan para pekerja Jalan Trans Papua itu dilaporkan terjadi pada Minggu (2/12/2018). Dan saat ini, tim gabungan TNI-Polri tengah berada di lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban.

Terkait pengerjaan Jalan Trans Papua, Kepala Balai Besar Pembangunan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah XVII Papua, Oesman Marbun mengatakan, saat ini pengerjaan Jalan Trans Papua (dulu namanya Jalan Trans Irian) sudah mecapai 95 persen dan akan terbuka pada tahun 2019 nanti.

“Jadi kurang lebih dari 3.259 kilometer, sisa 154 kilometer lagi, dengan 10 segmen akan kami selesaikan dalam tahun depan,” katanya seperti diwartakan Kabarpapua.com, (Senin 3/12/2018).

Menurut Oesman, dengan ruas jalan Jayapura-Wamena sudah terbuka dan menembus delapan kabupaten ini, sementara sedang dalam penanganan, tapi antusiasme masyarkat cukup tinggi. Sehingga hampir setiap hari mobil yang naik dari arah Jayapura maupun Wamena terus berdatangan.

"Saat ini kami dalam tahap pengerjaan, dan kami hanya memberikan satu hari saja bagi mobil yang mengirim logistik ini untuk lewat, yakni hari Minggu. Sedangkan hari-hari lain kami pakai untuk bekerja, khususnya melayani rute Yalimo, Jayawijaya, Membaramo Tengah, Okbakma , Tolikara, Puncak Jaya, lanny jaya, ilaga dan Nduga," Oesman menjelaskan.

Oesman juga menyampaikan meski ditutup sepenuhnya dan menghimbau agar tidak dilewati dulu, tapi rupanya antusiasme masyarakat tak bisa dibendung lagi. Hal itu karena barang yang dikirim lewat darat itu lebih murah dibanding melalui udara.

“Sehingga mereka sangat antusias dengan itu, walapun menginap berhari-hari di perjalanan mereka rela menunggu. Akibat antusiasme itu maka kami berikan satu hari kita buka, yakni hanya hari Minggu dan hari Senin sampai Sabtu kami bekerja,” imbuh Oesman.

Baca Juga: Anggota DPRD Nduga: Penembak Pekerja Trans Papua Kelompok Egianus Kogoya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI