Soeharto Disebut Bapak Korupsi, Tommy Soeharto Anggap Basarah Keceplosan?

Dwi Bowo Raharjo, Walda Marison

Selasa, 04 Desember 2018 | 19:21 WIB
Soeharto Disebut Bapak Korupsi, Tommy Soeharto Anggap Basarah Keceplosan?
Tommy Soeharto saat diwawancarai Al Jazeera, Sabtu (19/5/2018). [Al Jazeera]

Suara.com - Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto melalui kuasa hukumnya Erwin Kallo, menjawab tudingan politikus PDI Perjuangan Ahmad Basarah yang menyebut Presiden Soeharto bapak korupsi Indonesia. Tommy, kata dia, menganggap Basarah salah bicara dan bukan mewakili pernyataan partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri.

Meski ayahnya dianggap sebagai presiden terkorup, Tommy dianggap memaklumi ucapan dari Basarah tersebut.

"Kami masih berprasangka baik, mungkin pak Ahmad Basarah ini keceplosan ngomong, karena saya yakin itu bukan suatu kebijakan dari partai," ujar Erwin Kallo di gedung Granadi, Kuningan, Jakarta Selatan. Selasa (4/12/2018).

Politikus Partai Berkarya ini kemudian meyakini kalau sikap PDIP, selaku partai yang dianut Basara tidak pernah bertujuan menghina Soeharto. Ia mengenal betul sikap ketua umum PDIP, Megawati yang menghormati sosok Soeharto.

"Karna kalau kita ingat ibu Megawati sangat menghormati hukum dan demokrasi dan ibu Mega sendiri bilang hentikan hujatan kepada pak Harto," kata dia.

Meski demikian, pihak Tommy Soeharto tidak bisa menghentikan banyaknya laporan ke polisi terkait ucapan Basarah tersebut. Ia hanya memberikan hak kepada para pecinta Soeharto untuk membela sosok idolanya.

"Itukan hak dari masyarakat pencinta pak Harto boleh saja mereka menggugat. Namu pak Tommy saat ini belum kasih kami kuasa untuk melakukan gugatan pada pak Basarah," katanya.

Sebelumnya, Ahmad Basarah, yang juga Juru Bicara Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi – Maruf Amin, menyebut Presiden kedua Soeharto merupakan penguasa otoriter Orde Baru adalah guru korupsi.

Cap tersebut disematkan Basarah terhadap Soeharto sebagai tanggapan ucapan kubu Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang menyebut korupsi di Indonesia sudah stadium 4 alias akut.

baca juga

Soeharto sendiri adalah mantan mertua Capres Prabowo Subianto. Sejumlah anggota tim sukes Prabowo juga mengklaim, mantan Danjen Kopassus tersebut akan melanjutkan sejumlah program Soeharto kalau sukses menang dalam Pilpres 2019.

Basarah menjelaskan, budaya korupsi justru dimulai saat pemerintahan Soeharto. TAP MPR nomor 11 tahun 1998 tentang pencanangan program pemberantasan korupsi, kolusi dan nepotisme juga merupakan respons terhadap praktik korupsi Soeharto pada era awal reformasi.

"Jadi, guru dari korupsi indonesia sesuai TAP MPR nomor 11 tahun 1998 itu mantan presiden Soeharto dan itu adalah mantan mertuanya Pak Prabowo," jelas Basarah di Megawati Institute, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis (28/11/2019).

Karena itu Basarah menilai ucapan Prabowo mengenai korupsi di Indonesia kekinian sudah stadium 4 tersebut malah memercikkan air ke wajah sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Santai Dilaporkan karena Hina Soeharto, Basarah: Peristiwa Hukum Biasa

Santai Dilaporkan karena Hina Soeharto, Basarah: Peristiwa Hukum Biasa

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 17:14 WIB

Buntut Panjang Ucapan Wasekjen PDIP, Warga hingga Eks DPR RI Lapor Polisi

Buntut Panjang Ucapan Wasekjen PDIP, Warga hingga Eks DPR RI Lapor Polisi

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 07:07 WIB

Sebut Soeharto Guru Korupsi, Eks Anggota DPR Polisikan Ahmad Basarah

Sebut Soeharto Guru Korupsi, Eks Anggota DPR Polisikan Ahmad Basarah

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 06:27 WIB

Soal Guru Korupsi, Pecinta Soeharto Resmi Polisikan Ahmad Basarah

Soal Guru Korupsi, Pecinta Soeharto Resmi Polisikan Ahmad Basarah

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 00:02 WIB

Mau Dipolisikan Tommy Soeharto, Basarah: Googling Siapa Presiden Terkorup?

Mau Dipolisikan Tommy Soeharto, Basarah: Googling Siapa Presiden Terkorup?

News | Sabtu, 01 Desember 2018 | 19:00 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×