Sandiaga Lebih Hebat dari Nabi Yusuf Dalam Mengatasi Krisis, PSI : Arogan!

Iwan Supriyatna, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 06 Desember 2018 | 10:42 WIB
Sandiaga Lebih Hebat dari Nabi Yusuf Dalam Mengatasi Krisis, PSI : Arogan!
Cawapres Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki Nirmala)

Suara.com - Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli mengomentari ucapan Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno yang mampu mengatasi krisis lebih cepat ketimbang Nabi Yusuf. Guntur menilai ucapan Sandiaga menyinggung Nabi Yusuf.

Ucapan Sandiaga itu disampaikan saat menghadiri acara Dialog Ekonomi dan Entrepreneur di Surabaya, Selasa (4/12/2018). Saat itu Sandiaga berucap kalau Nabi Yusuf perlu waktu 7 tahun untuk mengatasi krisis, dirinya mengaku hanya cukup 3 tahun.

"Ini arogansi Sandiaga, merasa lebih hebat dari seorang nabi. Dalam mengatasi krisis, Nabi Yusuf memerlukan waktu 7 tahun, tapi Sandiaga mengaku bersama Prabowo bisa mengatasi 3 tahun, arogan!" kata Guntur dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/12/2018).

Selain itu, Guntur pun mempertanyakan kejelasan krisis di Indonesia yang dimaksudkan Sandiaga. Menurut Guntur Indonesia kini sedang tidak mengalami krisis seperti apa yang disampaikan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

"Soal krisis, itu propaganda kebohongan Sandiaga, tidak ada krisis di negeri ini, khususnya krisis ekonomi dan kewirausahaan, ekonomi kita tumbuh dengan baik, inflasi rendah, harga-harga sembako terjaga, Pak Jokowi peduli pada UMKM dengan berbagai bantuan modal dan fasilitas lainnya," ujarnya.

Guntur berargumen soal harta kekayaan Sandiaga yang tidak mungkin terus melonjak naik Rp 1,2 triliun dalam 2 tahun kalau kondisi ekonomi di Indonesia sedang krisis.

"Kalau negeri ini krisis, tidak masuk akal harta dia semakin melangit, jadi Sandiaga krisis kejujuran untuk mengakui keberhasilan pemerintahan Jokowi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Sandiaga sempat berbicara soal penerapan ilmu menghadapi krisis ala Nabi Yusuf yang mampu mengatasi krisis dalam waktu 7 tahun.

Meskipun menerapkan ilmu Nabi Yusuf, akan tetapi Sandiaga memastikan diri apabila terpilih di Pilpres 2019 bersama Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, dirinya mampu mengatasi krisis ekonomi hanya dalam waktu 3 tahun saja.

"Kalau Nabi Yusuf butuh waktu tujuh tahun untuk mengatasi krisis. Insya Allah, saya dengan pak Prabowo cukup tiga tahun untuk memulihkan perekonomian Indonesia," kata Sandiaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seruan Ganti Presiden di Reuni 212, Tim Prabowo: Silahkan ke Bawaslu

Seruan Ganti Presiden di Reuni 212, Tim Prabowo: Silahkan ke Bawaslu

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 22:01 WIB

PSI: Reuni 212 Diikuti 11 Juta Orang Kesurupan, Prabowo Harus Dirukiah

PSI: Reuni 212 Diikuti 11 Juta Orang Kesurupan, Prabowo Harus Dirukiah

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 22:00 WIB

Prabowo Murka, Politisi PSI: Jangan-jangan Dia Kesurupan

Prabowo Murka, Politisi PSI: Jangan-jangan Dia Kesurupan

News | Rabu, 05 Desember 2018 | 22:00 WIB

Terkini

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan

Your Say | Senin, 03 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi

Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 07:01 WIB

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 06:50 WIB

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak

Sumbar | Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:27 WIB

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan

Health | Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:33 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:47 WIB

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×