Minta Prabowo Dirukiyah, TKN Jokowi: Itu Urusan Pribadi Guntur dan PSI

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 06 Desember 2018 | 18:25 WIB
Minta Prabowo Dirukiyah, TKN Jokowi: Itu Urusan Pribadi Guntur dan PSI
Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding. [Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara]

Suara.com - Politisi Partai Kebangkitan Bangsa, Abdul Kadir Karding ogah menanggapi pernyataan Mohamad Guntur Romli yang menyebut calon presiden Prabowo Prabowo Subianto harus dirukiah. Sebab, dia beralasan hal itu merupakan tanggung jawab Partai Solidaritas Indonesia dan masalah pribadi Guntur Romli.

"Ya sebagai partai yang berbeda dengan pak Guntur tentu saya tidak etis dan tidak patut turut berkomentari apa yang menjadi pernyataan-pernyataan mas Guntur. Itu biar menjadi tanggung jawab personal atau tanggung jawab partai dari pada pak Guntur," ujar Karding saat dihubungi Suara.com, Kamis (6/12/2018).

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu mengklaim lebih mengedepankan narasi-narasi positif dengan disertai data-data yang valid apabila melayangkan argumen kepada lawan politik.

"Jelas kami di TKN selalu mendorong agar kita membangun narasi statement yang positif statementnya yang baik dan memiliki data," kata dia.

Karding pun menilai Guntur memiliki sudut pandang sendiri sebelum melontarkan pernyataan ke publik.

"Dan itu saya kira dan tentu pak Guntur menyampaikan itu beliau punya argumennya tersendiri," tandasnya .

Sebelumnya, Guntur Romli menyinggung Prabowo sedang kesurupan karena menyebutkan jumlah massa yang hadir dalam aksi Reuni 212 di Monas pada Minggu (2/12) mencapai 11 juta. Terkait hal itu, Guntur menyarankan agar Prabowo segera dirukiah karena dianggap berhalusinasi dengan menyebut belasan juta orang menghadiri acara reuni 212.

"Ini cuma di Monas saja mengaku 11 juta orang, Prabowo kesurupan belum sembuh, harus dirukiah," tutur Guntur Romli.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Prabowo, Munarman: Guntur Romli yang Mesti Dirukiah

Bela Prabowo, Munarman: Guntur Romli yang Mesti Dirukiah

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 18:08 WIB

Pengamat: Tiga Pola Kampanye Prabowo - Sandiaga, Buat Heboh dan Data Lemah

Pengamat: Tiga Pola Kampanye Prabowo - Sandiaga, Buat Heboh dan Data Lemah

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 16:52 WIB

Kubu Jokowi: Prabowo Jadikan Reuni 212 Senjata untuk Sudutkan Petahana

Kubu Jokowi: Prabowo Jadikan Reuni 212 Senjata untuk Sudutkan Petahana

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 15:58 WIB

Prabowo Marah ke Wartawan, AJI Indonesia: Sebagai Capres Harus Bisa Bijak

Prabowo Marah ke Wartawan, AJI Indonesia: Sebagai Capres Harus Bisa Bijak

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 14:49 WIB

Kubu Jokowi: Akhirnya Karakter Prabowo Muncul, Ingin Mendikte Media

Kubu Jokowi: Akhirnya Karakter Prabowo Muncul, Ingin Mendikte Media

News | Kamis, 06 Desember 2018 | 14:47 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×