Guntur Romli PSI: Sandiaga Tak Mengerti Dunia Ulama

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 10 Desember 2018 | 14:14 WIB
Guntur Romli PSI: Sandiaga Tak Mengerti Dunia Ulama
Cawapres Sandiaga Uno usai salah berjamaah di Masjid Jami Annur, Kapuk, Cikampek, Jakarta Barat. Suara.com/Ria Rizki Nirmala)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dituding tidak mengerti dunia ulama. Sandiaga juga disebut tidak punya latar belakang pengetahuan Islam yang kuat.

Sehingga Sandiaga bisa tertipu dengan ceramah-ceramah seseorang yang mengaku sebagai ulama. Tudingan itu disampaikan Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli.

"Sandiaga sebut saja siapa ulama yang dimaksud. Sandiaga tidak mengerti dunia ulama, dia tidak punya latar belakang pengetahuan Islam yang kuat, sehingga mudah tertipu pernah yang ceramah pakai agama disebut ulama," kata Guntur kepada Suara.com, Senin (20/12/2018).

Alasan Guntur tuding Sandiaga lantaran pasangan Prabowo Subianto itu menyebut banyak ulama khawatir menjadi target aparat kepolisian dengan dikriminalisasi.

Guntur meminta Sandiaga menyebut sosok ulama yang dimaksudkan Sandiaga. Pasalnya, Guntur menilai penceramah yang menyebarkan kebencian melalui isi ceramahnya tidak bisa disebut sebagai ulama.

Guntur menerangkan kalau sosok ulama seyogyanya lahir dan besar di organisasi-organisasi Islam. Kalau menyinggung penceramah Habib Bahar yang ditetapkan sebagai tersangka, Guntur menilai hal tersebut dilakukan karena Habib Bahar telah menyebarkan ujaran kebencian dalam ceramahnya.

"Bahar FPI dan Sugik Nur tersangka bukan karena menghina pemerintah. Bahar menghina etnisitas. Sugik Nur menghina NU dan Banser. Ini penegakan hukum bukan kriminalisasi," pungkasnya.

Untuk diketahui, Sandiaga mengaku banyak ulama yang menjadi pendukungnya mengeluh karena merasa turut menjadi target sebagai pelaku pelangggaran hukum. Sandiaga meminta kepada para pendukungnya agar tak menuding aparat kepolisian melakukan kriminalisasi terhadap ulama menyusul adanya penetapan penceramah Habib Bahar bin Smith sebagai tersangka dalam kasus ujaran kebencian kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Didukung 100 Ulama Depok, Ma'ruf Amin: Depok Wilayah Strategis

Didukung 100 Ulama Depok, Ma'ruf Amin: Depok Wilayah Strategis

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 13:33 WIB

Sandiaga Bangun Infrastruktur Tanpa Utang, Erick Thohir : Saya Mau Belajar

Sandiaga Bangun Infrastruktur Tanpa Utang, Erick Thohir : Saya Mau Belajar

Bisnis | Minggu, 09 Desember 2018 | 13:01 WIB

Jokowi -  Ma'ruf Amin Klaim Unggul di Media Sosial Kalahkan Prabowo

Jokowi - Ma'ruf Amin Klaim Unggul di Media Sosial Kalahkan Prabowo

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 12:59 WIB

Sudirman Said: Landskap Kepemimpinan Indonesia Penuh Noda Akibat Korupsi

Sudirman Said: Landskap Kepemimpinan Indonesia Penuh Noda Akibat Korupsi

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 12:40 WIB

#HariAntiKorupsi, Sudirman Said Paparkan Capaian Jokowi: Masih Jauh Kan?

#HariAntiKorupsi, Sudirman Said Paparkan Capaian Jokowi: Masih Jauh Kan?

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 12:09 WIB

Terkini

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB