Suara.com - Pasukan orange atau Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) mulai membersihkan Polsek Ciracas pasca dibakar ratusan orang, Selasa (11/12/2018) malam. Belum jelas motif pembakaran Polsek Ciracas itu.
Hingga pukul 10.20 WIB, para petugas PPSU beserta anggota polisi setempat sedang membersihkan Mapolsek Ciracas pasca pembakaran Polsek Ciracas. Terlihat juga ada truk sampah milik dinas kebersihan DKI membawa puing puing sisa kebakaran semalam.
Dari pantauan Suara.com, terlihat bagian depan ruang Mapolsek ludes terbakar. Barang barang dalam ruangan pun sudah tidak terlihat lagi paca pembakaran Polsek Ciracas. Suara.com sempat menelisik ke bagian samping ruangan. Terlihat kebakaran juga merembet kebagian belakang ruangan.
Lantai ruangan pun terlihat hitam karena bekas kobaran api. Atap tiap ruangan Mapolsek pun terlihat sebagian ada yang jebol bahkan sampai habis karena terbakar.
Salah satu ruangan yang terbakar diketahui milik Wakapolsek Ciracas, AKP Bambang. Tidak hanya itu beberapa ruang penyimpanan data anggota juga rusak.
Alhasil data pun terancam hilang. Namun Bambang sang empunya ruangan diketahui dalam kondisi selamat.
Perlu diketahui, sebelum pembakaran Polsek Ciracas terjadi, sekelompok massa yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 100 orang tiba-tiba mendatangi Mapolsek Ciracas pada Selasa malam tadi. Akibatnya listrik di daerah itu mati.
Diduga, aksi pembakaran Polsek Ciracas itu adalah buntut dari pengeroyokan terhadap seorang aparat di kawasan Cibubur, Senin (10/12/218) yang tengah ditangani Polsek Ciracas.
Usai pengeroyokan itu diduga sekelompok orang mendatangi Polsek Ciracas guna memastikan warga yang terlibat pengeroyokan tersebut menjalani penahanan atau tidak. Namun mendadak, sekelompok massa tersebut merusak markas Polsek Ciracas dan sejumlah kendaraan operasional kepolisian.