Tiga Pola Serangan Siber saat Pemilu Versi BSSN

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 12 Desember 2018 | 18:55 WIB
Tiga Pola Serangan Siber saat Pemilu Versi BSSN
Petugas mengangkat kotak suara logistik di gudang KPUD Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (28/2/2018). [Antara/Adeng Bustomi]

Suara.com - Badan Siber dan Sandi Negara atau BSSN mencatat kemungkinan ada tiga pola serangan siber yang berpotensi mengganggu jalannya Pemilu serentak 2019. Ketiganya adalah hack, leak, dan amplify.

Hal itu dikatakan Direktur Deteksi Ancaman BSSN Sulistyo di sela-sela Seminar Diseminasi Deteksi Ancaman Siber tahun 2018 dengan tema 'Mewujudkan Ruang Siber yang Kondusif dalam Rangka Mendukung Penyelenggaraan Pileg dan Pilpres Tahun 2019' di Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Hack merupakan upaya proses peretasan terhadap infrastruktur IT, termasuk milik penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu. Salah satunya saat penghitungan suara. Sementara leak merupakan upaya untuk membocorkan informasi dari penyelenggara pemilu maupun antar sesama peserta pemilu.

Sementara amplify, memviralkan sejumlah data pribadi salah satu peserta pemilu. Kasus ini sering terjadi di Indonesia.

"Amplify berhubungan dengan informasi pribadi milik pesaing atau kompetitor, lalu diviralkan dan menjadi kampanye hitam atau black campaign," ujarnya.

Hal itu pernah terjadi ketika Bupati Banyuwangi Azwar Anas akan mencalonkan diri di Pilgub Jawa Timur. Ada pun serangan dari luar negeri saat pemilu, Sulistyo menyebutkan kemungkinan tersebut ada, tetapi bukan hanya dari pihak negara lain tapi berpura-pura seperti berasal dari luar wilayah Indonesia.

"Artinya, bisa jadi IP address-nya dari luar negeri, tapi belum tentu dari sana. Bisa saja cuma IP yang dioperasikan melalui satu negara," kata Sulistyo.

Menghadapi Pemilu 2019, BSSN siap membantu penyelenggara pemilu mengamankan infrastruktur IT dari serangan siber.

"Kalau berkaitan dengan proses pileg dan pilpres yang harus diantisipasi adalah website KPU," tuturnya.

baca juga

Sementara itu, Kepala BSSN Djoko Setiadi menambahkan BSSN selalu meningkatkan koordinasi dengan KPU.

"Kerja sama antara BSSN dan KPU memang belum ada. Tapi, kami selalu berkoordinasi. Seluruh komponen masyarakat bisa membantu dalam mengatasi dan mengantisipasi serangan siber," ucapnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hadapi Pemilu 2019, Facebook Punya Jurus Jitu Atasi Akun Palsu

Hadapi Pemilu 2019, Facebook Punya Jurus Jitu Atasi Akun Palsu

Tekno | Selasa, 11 Desember 2018 | 19:27 WIB

Bawaslu Catat 1.247 Pelanggaran Selama Kampanye di Pemilu 2019

Bawaslu Catat 1.247 Pelanggaran Selama Kampanye di Pemilu 2019

News | Senin, 10 Desember 2018 | 16:50 WIB

KPK Peringatkan Potensi Politik Balas Budi Berpeluang Lakukan Korupsi

KPK Peringatkan Potensi Politik Balas Budi Berpeluang Lakukan Korupsi

News | Minggu, 09 Desember 2018 | 18:19 WIB

Sandiaga Terima Amplop Rp 150 Ribu : Titip untuk Anak Muda Pak !

Sandiaga Terima Amplop Rp 150 Ribu : Titip untuk Anak Muda Pak !

News | Sabtu, 08 Desember 2018 | 07:51 WIB

Jika Menang, Sandiaga Janjikan Ini ke Kaum Milenial

Jika Menang, Sandiaga Janjikan Ini ke Kaum Milenial

News | Sabtu, 08 Desember 2018 | 06:12 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×