alexametrics

Fahri Hamzah Sindir La Nyalla Berakhir di Pangku Kekuasaan

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari
Fahri Hamzah Sindir La Nyalla Berakhir di Pangku Kekuasaan
Mantan Ketua PSSI La Nyalla Mattalitti menyambangi kediaman Cawapres nomor urut 1 Maruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Selasa (11/12/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Perbedaan perlakuan Ratna Sarumpaet dan La Nyalla Mattaliti.

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ikut angkat bicara terkait pengakuan mantan kader Gerindra La Nyalla Mattalitti yang menyebarkan hoaks Presiden Joko Widodo atau Jokowi keturunan PKI. Serupa dengan Ratna Sarumpaet yang menyebarkan hoaks, La Nyalla Mattalitti malah disambut baik oleh kubu Capres - Cawapres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin.

Fahri mengungkapkan perbedaan perlakuan yang tampak dari kedua penyebar hoax tersebut. Dirinya sempat menyindir kalau La Nyalla malah diperlakukan baik meskipun sempat menyerang Jokowi pada Pilpres 2014 silam.

Hal itu tidak terjadi saat Ratna Sarumpaet ketahuan membuat hoaks pada September lalu di saat foto muka bonyoknya tersebar luas. Mengaku kalau dirinya dipukuli orang tak dikenal, ternyata wajah bonyoknya itu hanyalah efek samping pasca operasi sedot lemak di kedua pipinya.

"Pengakuan jujur telah berbohong dan memfitnah tak harus berakhir di penjara.. ada yang berakhir di pangku kekuasaan... itulah dunia... keadilan itu relatif.... #RatnaMenyaLLa," tulis Fahri dalam akun Twitternya @Fahrihamzah pada Kamis (13/12/2018).

Baca Juga: Partai Gerindra Bantah Instruksikan Kader Sebar Isu Jokowi PKI

Fahri sempat membalas pesan Twitter dari masyarakat yang menyebut kalau dirinya terlalu mengurusi La Nyalla. Menanggapi hal itu, Fahri menegaskan kalau dirinya menjadi pihak kepolisian akan memperlakukan hal yang sama kepada La Nyalla seperti polisi yang langsung menindak Ratna Sarumpaet.

"Itu TL (TimeLine) lagi rame oleh orang yang ngaku bohong dan fitnah pak Jokowi PKI di 2014 lalu tapi sekarang dia bebas aja... Kalau saya jadi polisi, samakan aja nasib dia dengan Ratna Sarumpaet... tersangka kan dia dan gali informasinya.. Timses harusnya laporkan dia," pungkasnya.