Fahri Hamzah Minta La Nyallah Bisa Senasib dengan Ratna Sarumpaet

Pebriansyah Ariefana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 13 Desember 2018 | 20:35 WIB
Fahri Hamzah Minta La Nyallah Bisa Senasib dengan Ratna Sarumpaet
Aktivis Ratna Sarumpaet (tengah) dengan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di Dirkrimum Polda Metrojaya, Jakarta, Jumat (5/10). [ANTARA FOTO/Reno Esnir]

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menilai kalau mantan kader Gerindra La Nyalla Mattalitti seharusnya ditindak hukum karena mengaku telah menyebarkan hoaks Presiden Joko Widodo atau Jokowi keturunan PKI. Pasalnya, dirinya membandingkan dengan kasus hoaks yang dibuat Ratna Sarumpaet secepat kilat langsung digarap pihak kepolisian.

Fahri membandingkan keduanya sama-sama telah meminta maaf atas perbuatannya yang pernah menyebarkan hoaks. Akan tetapi menurut Fahri, permintaan maaf Ratna tidak berlaku di mata hukum.

"Begitulah juga kepada orang lain yang membuat pengakuan yang mengandung unsur pidana. Menuduh dan memfitnah seseorang keturunan PKI tanpa dasar harusnya dipenjara bukan dimaafkan," cuit Fahri dalam akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah pada Kamis (13/12/2018).

Menurut Fahri dengan adanya pemandangan tersebut, justru membuat seluruh pihak jadi curiga ada maksud terselubung dari La Nyalla yang tiba-tiba menyebrang ke kubu Jokowi. Padahal saat Pilpres 2014 lalu, La Nyalla sempat mengaku kalau dirinya terlibat dalam penyebaran hoaks Jokowi PKI serta keturunan Cina.

"Ketidakmauan menghukum pengakuan pidana pada satu kubu dan penghukuman di kubu lain adalah tindakan yang mengundang kecurigaan bahwa pengakuan ini hanyalah sandiwara untuk membebaskan diri dari masalah lain. Hukum harus tegak sama!" ujarnya.

Oleh sebab itu Fahri berpesan kepada Jokowi untuk tidak terlalu gembira melihat mantan musuhnya tiba-tiba malah banting stir mendukungnya di Pilpres 2019. Dirinya menilai La Nyalla hanya ingin berlindung dari tindakan hukum atas perbuatannya.

"Pak Jokowi harusnya jangan senang dibela oleh orang yang punya kepentingan dan masalah terutama dalam hukum. Sebab itu adalah metode pembusukan yang efektif," ujarnya.

"Kubu sebelah berhasil membersihkan dari dari penjahat. Loh kok kubu sini malah sedang euphoria terima mantan?" pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Jokowi Minta La Nyalla Jangan Serang Prabowo - Sandiaga dengan Hoaks

Kubu Jokowi Minta La Nyalla Jangan Serang Prabowo - Sandiaga dengan Hoaks

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 18:43 WIB

Disebut Sudah Taubat, La Nyalla Bakal Kampanyekan Jokowi di Madura

Disebut Sudah Taubat, La Nyalla Bakal Kampanyekan Jokowi di Madura

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 13:22 WIB

Sudah Tobat, Kubu Jokowi Tak Bakal Tuntut La Nyalla

Sudah Tobat, Kubu Jokowi Tak Bakal Tuntut La Nyalla

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 04:05 WIB

3 Fitnah La Nyalla Mattalitti yang Bikin Jokowi Gerah Banget

3 Fitnah La Nyalla Mattalitti yang Bikin Jokowi Gerah Banget

News | Rabu, 12 Desember 2018 | 19:25 WIB

Prabowo Ditantang La Nyalla Jadi Imam Salat dan Baca Al Fatihah

Prabowo Ditantang La Nyalla Jadi Imam Salat dan Baca Al Fatihah

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 20:49 WIB

Terkini

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

Atasi Sampah Cilincing, Pemprov DKI Bakal 'Sulap' Limbah Kerang Jadi Material WC

News | Rabu, 15 April 2026 | 20:02 WIB

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026,  Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

Baleg DPR Sepakati Perubahan Prolegnas 2026, Ada Lima RUU Baru Masuk Ini Daftarnya!

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:43 WIB

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

22 Tahun Nasib PRT Dipingpong, RUU PPRT Kini Terkatung-katung di Tangan Pemerintah

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:39 WIB

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

Sopir Ambulans Kena Order Fiktif Debt Collector, Berujung Disuruh Tagih Utang

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

BNI Lepas Timnas ke Thomas & Uber Cup 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Tradisi Juara

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:36 WIB

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:03 WIB

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:58 WIB

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB