JK: Sekarang Saatnya Kampanye Door to Door

Bangun Santoso

Selasa, 18 Desember 2018 | 07:15 WIB
JK: Sekarang Saatnya Kampanye Door to Door
Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Jusuf Kalla. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Suara.com - Jusuf Kalla mengatakan metode kampanye bertemu dengan calon pemilih dalam jumlah banyak atau secara massal tidak lagi efektif dilakukan sehingga saatnya melakukan kampanye door to door atau dari pintu ke pintu yang lebih efektif.

"Kampanye itu sekarang bukan lagi kampanye massal, jadi otomatis door to door, karena tidak ada lagi rapat umum, artinya terbatas, tidak ada rally sepeda motor ke mana-mana, akhirnya door to door," kata Jusuf Kalla, selaku Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, di Jakarta, Senin (17/12/2018) malam.

Usai memimpin rapat evaluasi TKN di kediaman pribadinya di kawasan Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin malam, JK mengatakan, metode kampanye yang telah dilakukan selama dua bulan terakhir dapat mendongkrak keterpilihan pasangan Jokowi-Maruf Amin dalam Pilpres 2019.

"Setelah melihat kampanye dua bulan ini, optimistis, bahwa keterpilihan atau suara dari Pak Jokowi dan partai-partai yang ada terus positif, naik, ya secara bertahap dengan baik," kata JK seperti dilansir Antara.

Terkait target perolehan suara untuk pasangan tersebut sebesar minimal 60 persen, JK mengatakan, pihaknya tidak membahas lebih rinci mengenai angka, namun tren kampanye Jokowi-Maruf menunjukkan hasil yang positif.

"Kita tidak bicara angka-angka, tetapi positif," tambahnya.

Sementara itu, politikus PDIP, Pramono Anung yang juga Anggota Dewan Pengarah TKN, mengatakan, seluruh ketua umum partai koalisi pendukung Jokowi-Maruf telah menginstruksikan kepada seluruh caleg untuk melakukan metode kampanye tersebut.

Pramono mengatakan kampanye yang dilakukan para caleg, baik di pusat maupun daerah, akan ditingkatkan lagi dengan turut serta menyosialisasikan pasangan capres-cawapres usungan mereka.

"Belum semua caleg-caleg kita itu dalam kampanye door to door kepada masyarakatnya. Dia selain menyosialisasikan dirinya juga menyosialisasikan capres-cawapres. Itu yang akan dilakukan secara masif," kata Pramono.

baca juga

Pramono meyakini dengan turut serta mengampanyekan capres-cawapres dalam kampanye door to door itu, para caleg akan mendapatkan keuntungan yakni perolehan suara partai koalisi dalam Pilpres 2019.

Seluruh ketua umum partai koalisi pun, lanjut Pramono, telah sepakat untuk menginstruksikan kepada seluruh caleg mereka untuk juga mengampanyekan capres-cawapres.

"Semua ketum sepakat untuk dilakukan karena (caleg) yang melakukan itu mendapatkan keuntungan, yang kemudian disebut dengan coat-tail effect. Dan itu hanya dimiliki oleh partai-partai tertentu, karena yang door to door pasti akan mendapatkan keuntungan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Minta Parpol dan Caleg Koordinasi untuk Menangkan Jokowi - Ma'ruf

JK Minta Parpol dan Caleg Koordinasi untuk Menangkan Jokowi - Ma'ruf

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 02:15 WIB

Ketum PSI: Larangan Poligami Akan Beri Kontribusi Positif Jokowi - Ma'ruf

Ketum PSI: Larangan Poligami Akan Beri Kontribusi Positif Jokowi - Ma'ruf

News | Senin, 17 Desember 2018 | 22:16 WIB

Bacakan Pledoi, Ahmad Dhani Sebut Penegak Hukum Bermain Politik

Bacakan Pledoi, Ahmad Dhani Sebut Penegak Hukum Bermain Politik

Entertainment | Senin, 17 Desember 2018 | 20:57 WIB

Buntut Sikap PSI, Farhat Abbas: Seolah-olah Pak Jokowi Larang Poligami

Buntut Sikap PSI, Farhat Abbas: Seolah-olah Pak Jokowi Larang Poligami

News | Senin, 17 Desember 2018 | 20:06 WIB

Larang Poligami, Farhat Abbas Minta PSI Dicoret dari Koalisi Jokowi

Larang Poligami, Farhat Abbas Minta PSI Dicoret dari Koalisi Jokowi

News | Senin, 17 Desember 2018 | 19:29 WIB

Terkini

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:36 WIB

×