Bayar PSK Pakai Uang yang Dicetak di Warnet, Haryadi Dibekuk

Reza Gunadha

Selasa, 18 Desember 2018 | 19:53 WIB
Bayar PSK Pakai Uang yang Dicetak di Warnet, Haryadi Dibekuk
Ilustrasi. [MedanHeadlines]

Suara.com - Haryadi, pemuda berusia 23 tahun warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, terpaksa berurusan dengan pihak berwajib.

Pemuda ini dibekuk lantaran tertangkap tangan sebagai pengedar uang palsu. Ironis, aksi tersangka terbongkar setelah ia selesai berkencan dengan salah seorang PSK di salah satu hotel di Palembang, Selasa (18/12/2018).

Kapolsek Ilir Timur I Palembang Komisaris Edi Rachmat menegaskan, tersangka Haryadi menyewa salah satu kamar hotel di kawasan Kecamatan Ilir Timur 1. Selanjutnya, pelaku menyewa PSK secara online.

"Namun, setelah pelaku membayar uang kencan, ternyata itu adalah uang palsu. Korban yang merasa tertipu langsung melapor. Kami langsung melakukan pemeriksaan di TKP dan mengamankan tersangka," ujarnya.

Ia mengatakan, korban mengetahui uang itu palsu ketika membuka amplop yang diberikan Haryadi.

Uang berwarna merah pecahan Rp 100.000 tersebut dicetak tersangka menggunakan printer di salah satu warnet.

"Pelaku waktu itu tertidur setelah berkencan. Di sana korban membuka amplop yang diberikan kepadanya. Uang palsu dalam amplop tersebut senilai Rp 3,7 juta. Semuanya dicetak menggunakan printer," jelasnya.

Sementara itu, dari pengakuan tersangka Haryadi, ulahnya mencetak uang palsu lantaran iseng saat membuka kamar hotel. Di sana ia langsung datang ke salah satu warnet dan mencetak uang palsu.

"Saya sewa cewek dari aplikasi online, uangnya saya cetak 32 lembar pecahan Rp 100.000," jelas Haryadi.

baca juga

Ia tak menyangka ulahnya membayar PSK menggunakan uang palsu akan berakhir di penjara.

Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 244 KUHP dan Pasal 36 UU No 7 tahun 2011 tetang Mata Uang, dengan ancaman 15 tahun penjara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebelum Tutup Lokalisasi KD, DPRD Minta Pemerintah Kupang Lakukan Pembinaan

Sebelum Tutup Lokalisasi KD, DPRD Minta Pemerintah Kupang Lakukan Pembinaan

News | Jum'at, 14 Desember 2018 | 10:29 WIB

Menteri Yohana Kaget, Satpol PP Jaring PSK Difabel di Kota Larantuka

Menteri Yohana Kaget, Satpol PP Jaring PSK Difabel di Kota Larantuka

News | Kamis, 13 Desember 2018 | 09:52 WIB

Ditolak PSK, Pemkot Kupang Tetap Akan Tutup Lokalisasi Karang Dempel

Ditolak PSK, Pemkot Kupang Tetap Akan Tutup Lokalisasi Karang Dempel

News | Selasa, 11 Desember 2018 | 16:25 WIB

Terkini

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

Cerita Rampok 500 Gram Emas Rekayasa! Rekan Bisnis di Menteng Siksa dan Tusuk Korban karena Dendam

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:49 WIB

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

Kantor Imigrasi Denpasar Digeledah KPK, Buntut Skandal Eks Wamen Silmy Karim

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:45 WIB

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

Ribuan Jemaah Serbu Monas untuk Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:44 WIB