Ma'ruf Amin Siap Cuci Otak Ulama yang Suka Memaki

Agung Sandy Lesmana, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 18 Desember 2018 | 21:27 WIB
Ma'ruf Amin Siap Cuci Otak Ulama yang Suka Memaki
Cawapres nomor urut 01, Ma'ruf Amin di kediaman di Jalan Situbondo, Jakpus. (Suara.com/Ummi H Saleh)

Suara.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku akan mengarantina ulama-ulama yang dianggap suka memaki saat berceramah. Ma'ruf berencana akan mencuci otak alias brainwash kepada ulama-ulama itu selama masa karantina.

Program karantina kepada para ulama itu bakal diberlakukan jika nantinya Ma'ruf memenangkan kontestasi politik di Pilpres 2019 mendatang. Menurutnya, karantina itu bakal dilaksanakan lantaran Ma'ruf melihat kekinian banyak ulama kerap melontarkan caci-maki saat berceramah di masjid-masjid.

"Andai kata kalau saya (terpilih) wapres, tentu ini harus ditertibkan kalau perlu harus di karantina. Di brainwash dulu, supaya dia (ulama) menjadi orang yang santun. Mengajak dengan cara-cara bijaksana dan nasehat yang baik," ujar Ma'ruf saat berbincang-bincang dengan Relawan Milenial Jokowi Ma'ruf (REMAJA) di kediamannya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2018).

Ma'ruf menganggap ucapan makian para ulama yang tak santun itu bisa memicu konflik di masyarakat.

"Kalau tidak memang itu nanti bisa menimbulkan konflik di masyarakat. Kalau ada yang terianggung. Kemudian marah lalu ada konflik itu tidak baik menimbulkan permusuhan," kata dia.

Melihat hal ini, Ma'ruf pun lantas mengeluarkan program karantina kepada para ulama agar rakyat Indonesia bisa lebih toleran terhadap adanya perbedaaan. Ma'ruf meminta agar seluruh ulama bisa menyebarkan cinta dan saling menghargai saat memberikan tausiyah kepada masyarakat.

"Apalagi satu agama. Lain agamapun kita sesama bangsa itu harus mencintai dan menyayangi. Saling membantu dan saling menolong bukan saling bermusuhan, saling membenci kemudian saling memaki saya kira itu sesuatu yang tidak boleh seharusnya tidak boleh negeri kita yang negeri yang penuh dengan kesantunan yang diwariskan oleh nenek moyang kita," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maruf Amin: Ulama Pemaki Namanya Almakiyun, Bukan Ahli Mekkah

Maruf Amin: Ulama Pemaki Namanya Almakiyun, Bukan Ahli Mekkah

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 20:10 WIB

Wiranto Taruhan, Jika Benar Indonesia Punah Rumahnya untuk Prabowo

Wiranto Taruhan, Jika Benar Indonesia Punah Rumahnya untuk Prabowo

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:33 WIB

Dua Atribut Parpol Dirusak, Maruf: Siapa Saja yang Merusak Harus Ditindak

Dua Atribut Parpol Dirusak, Maruf: Siapa Saja yang Merusak Harus Ditindak

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:21 WIB

Kotak Suara Berbahan Kardus, Maruf: Waktu Dibahas DPR Tidak Ada Protes

Kotak Suara Berbahan Kardus, Maruf: Waktu Dibahas DPR Tidak Ada Protes

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 15:43 WIB

Prabowo Sebut Indonesia Akan Punah, Maruf Amin : Memang Hewan Purba?

Prabowo Sebut Indonesia Akan Punah, Maruf Amin : Memang Hewan Purba?

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 13:06 WIB

Terkini

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Strategi Mal Bantu Brand Lokal Jangkau Konsumen Lewat Festival Kreatif

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Pasokan Gas Singapura Berkurang, Begini Dampak Nyatanya Versi Pemerintah Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

Intan Jaya Siapkan Lahan 7 Hektare, Gus Ipul: Kita Perluas Sekolah Rakyat di Daerah 3 T

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Tak Hanya Pusat, Pemda Juga Diminta Jalankan Program Bansos

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Hadir Jadi Saksi, Perancang UU Kesehatan Sebut Kasus Richard Lee Cukup Sanksi Administrasi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Michael Carrick Deg-degan Tunggu Keputusan: Dipecat atau Dipertahankan

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

Yusril: Presiden Bukan Berarti Setuju Kajian Luhut Soal Definisi Korupsi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bobotoh Tewas Dibacok, Pengamat Desak Super League Evaluasi Total: Stop Sementara

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Gubernur Khofifah Serahkan Bansos dan Tali Asih bagi Masyarakat Pacitan Senilai Rp 11,499 M

Jatim | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

5 Zodiak Paling Beruntung Sepanjang Pekan Ini, Hidup Terasa Jauh Lebih Mudah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:35 WIB

×