Peringati Hari Bela Negara, Anies Bacakan Amanat dari Jokowi

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 19 Desember 2018 | 09:54 WIB
Peringati Hari Bela Negara, Anies Bacakan Amanat dari Jokowi
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Bela Negara ke-70 di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (19/12/2018). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Bela Negara ke-70 di Lapangan Monas, Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Dalam upacara tersebut, Anies membacakan amanat dari Presiden Jokowi.

Dalam amanat Jokowi, Anies mengatakan Hari Bela Negara dicanangkan guna menghormati dan mengajak semua warga negara untuk membela negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

Bela Negara kata Anies, tidak bisa hanya dilakukan dengan kekuatan fisik dan senjata semata, namun harus dilakukan melalui beragam upaya dan profesi.

"Bela Negara tidak hanya dilakukan oleh aparatur negara saja, tetapi juga harus dilakukan secara bersama-sama oleh segenap elemen bangsa dan negara," ujar Anies membacakan amanat Jokowi.

Anies menuturkan, dalam amanat Jokowi, Bela Negara merupakan wadah peran dan kontribusi segenap komponen masyarakat, termasuk dunia usaha, dunia pendidikan, media, hingga tokoh pemuda dan tokoh agama, untuk memberikan sumbangsihnya kepada negara melebihi panggilan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.

"Seluruh warga negara dengan segala kelebihan dan kekurangannya tetap dapat memberikan sumbangsihnya dalam Bela Negara," kata dia.

Selain itu, Jokowi dalam amanatnya meyakini setiap warga negara bisa memberikan kontribusinya dengan kemampuan yang dimilikinya.

"Saya menyaksikan banyak aparat TNI dan Polri, juga para aktivis sosial dan para birokrat yang bekerja di daerah-daerah di pelosok Nusantara yang bekerja melampaui tugas yang diberikan," ucap Anies.

"Banyak di antara mereka yang mengajar walaupun mereka bukan guru, yang mengajak masyarakat untuk hidup sehat walaupun mereka bukan pegawai kesehatan. Banyak mereka yang mendampingi masyarakat untuk berwirausaha tanpa berniat mengambil manfaat dari masyarakat. Inilah sebuah bentuk dari bela negara yang patut kita apresiasi," sambungnya.

Lebih lanjut, pada momentum Hari Bela Negara, Jokowi kata Anies mengajak semua elemen bangsa untuk mewujudkan rasa syukur atas anugerah kemerdekaan dan persatuan serta kesatuan dengan Aksi Nasional Bela Negara di berbagai bidang.

"Tugas bela negara bukanlah tugas yang ringan seiring dengan makin kompleksnya tantangan yang dihadapi. Namun saya yakin, melalui sinergi antar segenap elemen Bangsa Indonesia, kita semua mampu membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur, serta berkepribadian dalam kebudayaan," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Jurus Presiden Jokowi Bangkitkan Ekonomi Pondok Pesantren

Ini Jurus Presiden Jokowi Bangkitkan Ekonomi Pondok Pesantren

Bisnis | Rabu, 19 Desember 2018 | 06:35 WIB

Cerita Jokowi saat Salah Pakai Ucapan Salam di Sumatera Utara

Cerita Jokowi saat Salah Pakai Ucapan Salam di Sumatera Utara

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 19:31 WIB

Jokowi Resmikan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari di Jombang

Jokowi Resmikan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari di Jombang

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 18:30 WIB

Terkini

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:44 WIB

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Mengukur Kecocokan Jodoh Andre Taulany dan Amanda Rigby dari Weton: Banyak Rezeki Tapi Waspada Ujian

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:39 WIB

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Keberangkatan Skuad Bangladesh Jelang Hadapi Timnas Indonesia Diwarnai Aksi Bakar-bakaran Suporter

Bola | Senin, 21 September 2026 | 12:36 WIB

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

Kekeringan Parah Melanda Sri Lanka, Angkatan Udara Terbangkan Biksu untuk Berdoa Minta Hujan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:35 WIB

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Review Film The Last Sunrise: Nikmatnya Jatuh Cinta di Detik-Detik Terakhir

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:34 WIB

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Novel Melodi Senin: Di Balik Kebiasaan Bolos, Ada Mimpi yang Dikejar

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

Mengapa Suara Nelayan Penting dalam Pembangunan Giant Sea Wall di Teluk Jakarta?

News | Senin, 21 September 2026 | 12:30 WIB

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Pajak Toko Online Harus Terintegrasi untuk Cegah Pemungutan Berganda

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Ada BRIZZI ARKIV di Blok M Hub, Saatnya Jelajahi Karya Lokal

Bali | Senin, 21 September 2026 | 12:24 WIB

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

Rano Karno: Jakarta Boleh Makin Modern, Tapi Akar Sejarah Harus Makin Dalam

News | Senin, 21 September 2026 | 12:23 WIB

×