Cerita Jokowi saat Salah Pakai Ucapan Salam di Sumatera Utara

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 18 Desember 2018 | 19:31 WIB
Cerita Jokowi saat Salah Pakai Ucapan Salam di Sumatera Utara
Presiden Jokowi saat berkunjung di Jambi, Minggu (16/12/2018). (Dok. Humas Pemprov Jambi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo alias Jokowi mengakui sempat belajar bahasa Batak dari menantunya, Bobby Nasution.

Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara “Peringatan Haul Syekh Abdul Qodir Al-Jailani dan silaturahmi Presiden RI Joko Widodo”.

Jokowi, di hadapan hadirin, bahkan mengakui bangga anak perempuannya Kahiyang Ayu mendapat suami asal Medan, Sumatera Utara.

"Saya belajar bahasa ini dari menantu saya (Bobby) orang Batak, jadi saya tahu. Kalau enggak punya menantu orang Batak, enggak tahu saya," ujar Jokowi di Pondok Pesantren Darul Ulum, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa (18/12/2018).

Awalnya, Jokowi menyampaikan Indonesia merupakan negara besar yang memiliki 260 juta penduduk yang tersebar di 34 provinsi, 514 kabupaten/kota. Kemudian Indonesia juga memiliki 714 suku, lebih dari 1.100 bahasa daerah.

Selain itu, Indonesia juga diketahui memiliki agama dan adat yang berbeda-beda dari daerah satu dengan daerah yang lain.

"Saya berikan contoh, saya masuk ke Sumatera Utara. Setelah assalamualaikum, di sana biasanya kalau di Medan itu horas. Itu di Medan," kata Jokowi.

Namun, begitu Jokowi menyambangi daerah Karo salam masyarakatnya sudah berbeda. Padahal, kata Jokowi, dia masih berada di Provinsi Sumatera Utara.

Saat itu, Jokowi menyampaikan salam dengan menyebut horas. Namun, ia diberi tahu tokoh adat kalau salam masyarakat Karo bukan horas, melainkan majuah-juah.

baca juga

"Disalahkan saya. (Mereka bilang) Pak Presiden di sini bukan horas, Pak. Di sini majuah-juah. Beda lagi," ujarnya.

"Pindah lagi ke Pakpak, ini hanya terpaut sedikit. Di sini beda lagi. Bapak keliru, bukan horas di sini, di sini jua-jua. Ini masih di dalam satu provinsi sudah berbeda-beda seperti itu," Jokowi menambahkan.

Selain itu, salam bahasa Nias juga beda lagi. Di Sumut bagian Selatan, kata Jokowi, bukan horas, melainkan Ya'ahowu.

"Inilah sekali lagi perbedaan-perbedaan yang kita miliki, yang banyak orang tidak merasakan karena tidak mutar ke seluruh Indonesia," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, selama menjadi Kepala Negara dia sudah menyambangi 34 Provinsi di Indonesia. Selain itu hampir 400 kabupaten dan kota sudah di datangi.

"Masih sisa berarti 100 lebih yang belum saya datangi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Resmikan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari di Jombang

Jokowi Resmikan Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy'ari di Jombang

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 18:30 WIB

Alami Kecelakaan, Blits Tetap Lanjutkan Misi

Alami Kecelakaan, Blits Tetap Lanjutkan Misi

Otomotif | Selasa, 18 Desember 2018 | 18:00 WIB

Cie, Jadi Ini Panggilan Sayang Jokowi untuk Iriana

Cie, Jadi Ini Panggilan Sayang Jokowi untuk Iriana

Entertainment | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:48 WIB

Wiranto Taruhan, Jika Benar Indonesia Punah Rumahnya untuk Prabowo

Wiranto Taruhan, Jika Benar Indonesia Punah Rumahnya untuk Prabowo

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 16:33 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×