Rehabilitasi Gempa Lombok dan Sumbawa Butuh Dana Rp 5,6 Triliun

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 19 Desember 2018 | 17:57 WIB
Rehabilitasi Gempa Lombok dan Sumbawa Butuh Dana Rp 5,6 Triliun
Seorang warga berada dekat puing-puing rumahnya yang roboh pascagempa di Dusun Labuan Pandan Tengak, Desa Padak Guar, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, Senin (20/8). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Suara.com - Proses rehabilitasi rumah-rumah yang rusak akibat gempa bumi di Lombok dan Sumbawa Provinsi Nusa Tenggara Barat membutuhkan anggaran sampai Rp 5,6 triliun.

Pendataan dan verifikasi rumah rusak sudah dilakukan dan pemerintah bersama masyarakat akan melakukan percepatan pembangunan di Lombok dan Sumbawa. Namun terdapat kendala dalam percepatan pembangunan pascagempa di Lombok dan Sumbawa itu masih kurangnya tenaga fasilitator di lapangan.

"Sekarang kita sedang melakukan rehabilitasi untuk perumahan. Uang yang sudah disalurkan Rp1,5 triliun, sedangkan Rp1,4 triliun masih dalam proses pendipaan," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei di Jakarta, Rabu (19/12/2018).

Kendala lain adalah anggaran yang sudah sampai ke pemerintah daerah tapi belum seluruhnya disalurkan ke masyarakat karena ada perbedaan validasi dan verifikasi tentang tingkat kerusakan rumah warga.

"Kita harapkan dalam enam bulan itu rumah-rumah itu bisa dibangun kembali," tambah dia.

Sementara untuk fasilitas sosial dan fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit dan rumah ibadah yang mengalami rusak berat tentunya akan dibangun kembali namun membutuhkan waktu lebih lama.

"Sesuai dengan perintah presiden agar kegiatan belajar mengajar dan layanan kesehatan serta tempat ibadah harus disiapkan dalam arti itu tidak boleh terganggu," ujarnya.

Untuk itu Kementerian PU dan Perumahan Rakyat sudah melakukan perbaikan bagi fasilitas umum yang rusak ringan sehingga bisa berfungsi kembali sedangkan yang rusak berat sudah di bangun sekolah dan rumah sakit sementara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BNPB: Selama 2018 Ada 2.426 Kejadian Bencana

BNPB: Selama 2018 Ada 2.426 Kejadian Bencana

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 17:52 WIB

Hak-hak Korban KM Multi Prima 1 yang Harus Dipenuhi Perusahaan

Hak-hak Korban KM Multi Prima 1 yang Harus Dipenuhi Perusahaan

News | Selasa, 18 Desember 2018 | 14:26 WIB

Cuaca Ekstrem, Waspada Longsor dan Banjir Bandang di Lombok dan Palu

Cuaca Ekstrem, Waspada Longsor dan Banjir Bandang di Lombok dan Palu

News | Senin, 17 Desember 2018 | 17:43 WIB

Tuan Guru Bajang alias TGB Akhirnya Resmi Masuk Partai Nasdem

Tuan Guru Bajang alias TGB Akhirnya Resmi Masuk Partai Nasdem

News | Senin, 17 Desember 2018 | 16:13 WIB

Terkini

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:48 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:34 WIB

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:30 WIB

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:26 WIB

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:21 WIB

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

Uang Tunai Rp65 Juta Jadi Abu, Tabungan Lansia di Blora Ludes akibat Kebakaran Rumah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:59 WIB

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

Presiden Prabowo Berduka atas Kepergian Jenderal Ryamizard Ryacudu

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 22:19 WIB

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

Remaja Putri Tewas Terjebak Saat Api Mengamuk di Bengkel Cikupa

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:58 WIB

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 20:30 WIB