Apa Maksud Indonesia Punah Jika Prabowo Kalah? Ini Penjelasannya

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 20 Desember 2018 | 06:00 WIB
Apa Maksud Indonesia Punah Jika Prabowo Kalah? Ini Penjelasannya
Direktur Konsolidasi Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga Fuad Bawazier. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Direktur Konsolidasi Nasional Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga Fuad Bawazier menjelaskan makna dari ucapan Calon Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia punah jika dirinya tidak terpilih di Pilpres 2019. Fuad menekankan ucapan Prabowo itu sebagai bentuk peringatan kepada rakyat Indonesia agar terbangun dalam mimpi-mimpi yang diberikan oleh pemerintah.

Fuad memiliki kesepahaman dengan Prabowo jikalau Indonesia hingga kini dibawa kepada jalur yang salah. Selama ini menurutnya perekonomian negara hanya dinikmati oleh segelintir penguasa baik dari dalam maupun luar negeri.

"Ketidakadilan satu persen menguasai 50 persen kekayaan Indonesia, segelintir orang menguasai pendapatan sampai sekian puluh persen pendapatan indonesia kan nggak masuk akal," kata Fuad di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018).

Banyak janji-janji pemerintah yang menurutnya hanya sebatas lagu nina bobo agar masyarakat terlelap dalam ketidakpastian. Padahal kata Fuad, sistem perdagangan di Indonesia terus memburuk belum lagi ditambah dengan hutang negara yang semakin menumpuk seolah ditutupi oleh janji pemerintah kalau negara masih dalam keadaan baik.

"Kita cuma dibuai selama berpuluh-puluh tahun, selalu dikatakan 'nanti Indonesia akan menjadi hebat' ternyata kita semakin bergantung kepada luar negeri," ujarnya.

Fuad tak membenarkan jika ucapan 'punah' yang dilontarkan Prabowo sebagai bentuk dari penebaran rasa pesimis kepada masyarakat. Justru menurutnya ucapan Prabowo itu menjadi cambuk kepada masyarakat kalau negara bisa berubah menjadi lebih baik.

"Harus bangkit dan terus itu diperingatkan kepada kita semua harus lebih banyak orang yang melakukan nasional awareness menyadarkan kita semua ayo ini tantangan kita, ini masalah kita," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Urung Usul Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris, Kubu Prabowo: Tak Enak Hati

Urung Usul Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris, Kubu Prabowo: Tak Enak Hati

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 21:05 WIB

Jubir Prabowo - Sandiaga: Jihad Harta Itu Inisiatif Neno Warisman

Jubir Prabowo - Sandiaga: Jihad Harta Itu Inisiatif Neno Warisman

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 19:28 WIB

Salaman dengan Orang Madura, Jokowi Merasa Tersetrum, Tandanya?

Salaman dengan Orang Madura, Jokowi Merasa Tersetrum, Tandanya?

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 19:04 WIB

Survei: Beda dengan Ahok, Reuni 212 Tak Bisa Jadi Alat Musuhi Jokowi

Survei: Beda dengan Ahok, Reuni 212 Tak Bisa Jadi Alat Musuhi Jokowi

News | Rabu, 19 Desember 2018 | 18:34 WIB

Terkini

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:44 WIB

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:40 WIB

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:18 WIB

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:15 WIB

Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN

Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN

News | Senin, 08 Juni 2026 | 21:02 WIB

Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK

Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:54 WIB

'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus

'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:48 WIB

Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok

Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:39 WIB

Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji

Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:35 WIB

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?

KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?

News | Senin, 08 Juni 2026 | 20:34 WIB